get app
inews
Aa Text
Read Next : Satresnarkoba Polres Karawang Ungkap Peredaran Sabu 120 Gram di Banyusari

Dipimpin Jenderal Polisi, Puluhan Warga Demo Buka Barikade Stadion Singaperbangsa

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:21 WIB
header img
Dipimpin Jenderal Polisi, Puluhan Warga Demo Buka Barikade Stadion Singaperbangsa. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dalam menata kawasan Stadion Singaperbangsa sebagai zona olahraga diwarnai  aksi demonstrasi puluhan warga yang meminta pembukaan barikade akses jalan, Sabtu pagi (31/1/2026).

Aksi tersebut diduga dipimpin oleh seorang jenderal polisi aktif berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Tjahyono Saputro. Kehadiran perwira tinggi Polri dalam aksi tersebut menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Sebagian warga menilai aksi tersebut sebagai angin segar karena aspirasi disampaikan langsung oleh jenderal polisi. Namun di sisi lain, keterlibatan pejabat aktif Polri dinilai berpotensi memicu provokasi dan mengganggu program penataan kawasan olahraga yang tengah berjalan.

Padahal, kawasan Stadion Singaperbangsa telah ditetapkan sebagai zona olahraga untuk memfasilitasi meningkatnya aktivitas olahraga masyarakat Karawang. Rekayasa lalu lintas di sekitar stadion, termasuk di ruas Jalan Wijayakusuma hingga Jalan Soka, sebelumnya berjalan kondusif.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, menyebut kebijakan rekayasa lalu lintas justru mendapat respons positif dari masyarakat karena menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi warga berolahraga sekaligus mengurai kepadatan kendaraan.

“Rekayasa lalu lintas ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memfasilitasi masyarakat agar bisa berolahraga dengan aman dan nyaman. Penetapan kawasan sebagai zona olahraga juga mendapat respons positif,” ujar Muhana, Minggu (1/2/2026).

Menurut Muhana, permintaan pembukaan blokade muncul dengan alasan adanya kemacetan yang ditimbulkan dari aktivitas SMP IT Mentari Ilmu di sekitar kawasan tersebut.

“Atas dasar itu, akses blokade akan dibuka secara terbatas pada jam masuk dan pulang sekolah,” jelasnya.

Dishub Karawang juga telah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengantisipasi dampak lalu lintas ke depan. Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah daerah merencanakan pembukaan jalur alternatif baru.

“Kami sudah berkomunikasi agar ke depan dibangun akses jalan baru melalui tepi irigasi langsung menuju sekolah atau ke Jalan Soka. Tujuannya agar zona olahraga tetap steril dan kemacetan bisa terurai,” tambahnya.

Selain itu, Dishub Karawang mengimbau masyarakat menggunakan jalur Tarum KW 5 sebagai akses menuju Jalan Wijayakusuma guna menghindari kepadatan di sekitar stadion. Pemerintah daerah juga merencanakan perbaikan dan pelebaran Jalan Wijayakusuma.

“Rekayasa lalu lintas sudah kami lakukan, masyarakat diarahkan melalui Tarum KW 5, dan ke depan Jalan Wijayakusuma akan kami perbaiki serta lebarkan agar arus lalu lintas lebih lancar,” pungkas Muhana.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut