Logo Network
Network

KPAD Ajak Komunitas Kampanyekan Pencegahan HIV di Hari AIDS Sedunia

Iqbal Maulana Bahtiar
.
Jum'at, 01 Desember 2023 | 17:42 WIB
KPAD Ajak Komunitas Kampanyekan Pencegahan HIV di Hari AIDS Sedunia
KPAD Ajak Komunitas Kampanyekan Pencegahan HIV di Hari AIDS Sedunia (Foto : iNewskarawang.id/Iqbal Maulana Bahtiar)

KARAWANG, iNewskarawang.id - Peringati Hari Aids Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2023, Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Kabupaten Karawang menggelar aksi solidaritas dan kampanye pencegahan HIV Aids bersama komunitas di Kabupaten Karawang.

Staf KPAD Karawang, Yana Aryana menyampaikan bahwa dalam peringatan Hari Aids sedunia tahun 2023 ini pihaknya menggelar aksi solidaritas dan kampanye bersama komunitas waria, wps, orang dengan aids, LSL dan LSM yang dilakukan di wilayah central padat penduduk di Kabupaten Karawang.

Lebih lanjut kata Yana, selain kampanye, ada juga serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam memperingati Hari Aids tahun 2023, salah satunya sosialisasi ke setiap sekolah terkait pencegahan dan pengenalan bahaya HIV Aids.

"Serangkaian kegiatan ini sudah dimulai sejak dua bulan sebelumnya. Kita menggelar sosialisasi ke setiap sekolah, pelayanan cek hiv aids atau VCT dan juga penjangkauan ke daerah-daerah terpencil serta hosting oleh para kader penjangkau dari masing-masing komunikasi," kata Yana, Jumat,(1/12/2023).

Yana juga berharap dalam momen Hari Aids ini bisa dijadikan momentum bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan HIV Aids di 18 Puskesmas dan 3 Rumah Sakit di Karawang, yakni ; Puskesmas Karawang Kota, Puskesmas Telukjambe, Puskesmas Pangkalan, Puskesmas Klari, Puskesmas Ciampel, Puskesmas Purwasari, Puskesmas Cikampek, Puskesmas Cikampek Utara, Puskesmas Jatisari, Puskesmas Gempol, Puskesmas Cilamaya, Puskesmas Lemahabang, Puskesmas Telagasari, Puskesmas Tempuran, Puskesmas kutawaluya, Puskesmas Rengasdengklok, Puskesmas Pedes dan Puskesmas Batujaya.

"Untuk rumah sakit, itu ada di RSUD Karawang, RSUD Jatisari dan RSI Citrasari Husada. Bukan hanya melakukan pemeriksaan VCT, disana juga pasien pengidap hiv bisa mendapatkan obat ARV," jelasnya.

"Kita tidak memaksa untuk masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan VCT. Tapi, kalau memang terindikasi melakukan seks beresiko, lebih baik periksa dan melakukan pengobatan sesegera mungkin guna memutus mata rantai penularan HIV Aids pada keluarganya," tandasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Berita iNews Karawang di Google News

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.