Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Fenomena Blue Fire Muncul di Kawah Manuk Papandayan, IABI Ingatkan Bahaya Gas Vulkanik
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Dibalik Tutupnya JD.ID Indonesia dan Thailand

Sabtu, 04 Februari 2023 | 18:39 WIB
  • author Fayha Afanin Ramadhanti/Iqbal Maulana Bahtiar
7  Fakta Dibalik Tutupnya JD.ID Indonesia dan Thailand
JD.ID tutup layanan di Indonesia dan Thailand (Foto : istimewa)

JAKARTA, iNewsKarawang.id - Platform jual-beli online (e-commerce) JD.ID resmi menutup seluruh layanan per 31 Maret 2023. Di mana mulai 15 Februari mendatang, platform tersebut sudah tidak menerima pesanan

Dikatakan Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID Setya Yudha Indraswara hal ini merupakan keputusan strategis dari JD.COM untuk berkembang di pasar internasional. Lalu fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai intinya.

"Jadi dengan berat hati, kami memberitahukan bahwa JD.ID akan menghentikan semua layanan pada 31 Maret 2023," ujar Yudha dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Sabtu (4/2/2023).

"JD.ID menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan, penjual, mitra, dan karyawan atas dukungan yang telah diberikan dalam perjalanan kami selama ini," tambahnya.

Berikut fakta terkait JD.ID tutupnya layanan di Indonesia dan Thailand :

1. Termasuk E-commerce dengan Trafik Terbesar

Dikutip dari laman resminya, JD(dot)id merupakan anak perusahaan dari salah satu toko online terbesar di Asia (JD(dot)com).

"Jadi dengan berat hati, kami memberitahukan bahwa JD(dot)ID akan menghentikan semua layanan pada 31 Maret 2023," ujar Yudha dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Sabtu (4/2/2023).

"JD(dot)ID menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan, penjual, mitra, dan karyawan atas dukungan yang telah diberikan dalam perjalanan kami selama ini," tambahnya.

Berikut fakta terkait JD(dot)ID tutup termasuk layanan di Thailand yang berhasil Okezone rangkum:

1. Termasuk E-commerce dengan Trafik Terbesar

Dikutip dari laman resminya, JD.id merupakan anak perusahaan dari salah satu toko online terbesar di Asia (JD(dot)com).

Baca Juga: 6 Fakta JD(dot)ID Tutup Seluruh Layanan per 31 Maret 2023

JD(dot)ID hadir di Indonesia pada 2015 dan mengutip data iPrice, pada akhir Desember 2022, JD.ID merupakan e-commerce dengan trafik terbesar ke-10 di Indonesia.

2. PHK 30 Persen Perusahaan

Keputusan tutup seluruh layanan di JD(dot)Id ini, paralel dengan perusahaan pada Desember 2022 lalu melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) terhadap 30 persen perusahannya.

Seperti diketahui, platform jual beli online ini melakukan PHK terhadap sekitar 200-an karyawan pada 13 Desember 2022 lalu. Langkah itu diambil sebagai adaptasi yang perlu diambil perushaan untuk menjawab tantangan perubahan bisnis.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut