"Menurut keterangan para saksi, saat ini korban sedang menjalani perawatan karena mengalami gangguan kejiwaan atau depreai setelah bercerai dengan suaminya sejak tiga bulan lalu, dan kini korban hanya tinggal berdua dengan AS," Ujarnya
Kemudian, usai dilakukan penyelidikan di TKP, korban dibawa ke Puskesmas Kecamatan Pangkalan untuk dilakukan pemeriksaan pada tubuh korban. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan dari Dokter Puskesmas Pangkalan, Dr. Billy Sandi, korban murni gantung diri.
"Hasil pemeriksaan yang kita terima, dileher hanya ada luka bekas tali, kemudian lidah juga sudah tidak bisa dimasukan, air liur keluar dari mulut, lebam hanya ada di ujung kaki dan ujung tangan. Untuk di bagian tubuh lainnya tidak ada luka lebam, korban murni gantung diri, diperkirakan korban meninggal sudah selama 9 jam sebelum ditemukan," Jelasnya
Selain itu, Ia juga mengatakan, mengenai kejadian tersebut saat ini pihak keluarga korban menerima atas kepergian korban.
"Keluarga korban menerima atas kepergian korban karena ini musibah. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi," Pungkasnya
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait