KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Perayaan anniversary pertama Kasae Garden Karawang berlangsung meriah di Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Sabtu (8/8/2026) malam. Mengusung konsep yang memadukan unsur tradisional dan modern, kedai kopi dan food and beverage (F&B) ini ingin menjadi ruang yang dapat dinikmati pelanggan dari berbagai generasi.
Perayaan satu tahun Kasae Garden tidak hanya diisi dengan sajian kuliner dan kopi, tetapi juga hiburan musik yang dirancang untuk mengakomodasi karakter pelanggan yang beragam.
Pemilik Kasae Garden, Tezar Irvandi mengatakan, memasuki tahun kedua menjadi momentum untuk terus menjaga konsistensi sekaligus memperkuat karakter Kasae Garden sebagai tempat berkumpul lintas generasi.
“Ini satu tahun kita akhirnya berhasil melewati satu tahun pertama sebagai sebuah industri food and beverage cafe di Karawang. Tentunya kita makin ke sini makin berusaha untuk konsisten,” ujar Tezar.
Menurutnya, Kasae Garden sejak awal mencoba mengambil posisi di antara selera generasi yang berbeda. Unsur tradisional ditampilkan melalui menu ketan susu, sementara karakter modern hadir melalui berbagai pilihan kopi dan konsep kedai.
“Kita mengambil ruang di antara dua generasi. Di satu sisi ada yang suka culture tradisional dengan ketan susu, dan satu lagi anak-anak muda yang lebih modern dengan kombinasi kopi-kopi modern kita,” katanya.
Ketan susu menjadi salah satu menu signature Kasae Garden. Menu tersebut tersedia dalam beberapa varian, mulai dari keju, cokelat, durian hingga mangga.
“Sejauh ini kita satu-satunya kedai kopi yang menggabungkan tradisional signature, salah satunya di ketan susu. Mudah-mudahan kita tetap eksis dan bertahan dengan kombinasi penggabungan unsur tradisional dengan modern,” ungkap Tezar.
Hiburan Musik untuk Lintas Usia
Suasana anniversary semakin meriah dengan penampilan dua performer, yakni Rangga Art dan X-Wawen. Keduanya membawa karakter musik berbeda untuk menjangkau selera pengunjung dari berbagai kelompok usia.
Rangga Art tampil dengan musik bernuansa culture dan pop yang lebih general. Sementara X-Wawen menghadirkan pertunjukan piano dengan lagu-lagu Top 40 dan R&B.
Tezar mengatakan, pelanggan Kasae Garden tidak hanya berasal dari kelompok usia 18-24 tahun. Pelanggan usia 25-30 tahun hingga di atas 40 tahun juga menjadi bagian dari pasar yang terus dibangun.
“Jadi memang kita tidak hanya menyasar anak-anak muda. Ada pelanggan yang datang bersama teman, keluarga, bahkan dari generasi yang berbeda. Itu yang ingin kita pertahankan,” ujarnya.
Menurutnya, keberagaman pelanggan menjadi salah satu alasan Kasae Garden terus melakukan penyesuaian terhadap menu maupun konsep hiburan.
“Harapannya semua yang datang bisa menemukan sesuatu yang mereka suka, baik dari makanan, minuman, musik maupun suasananya,” katanya.
Selain ketan susu, sejumlah menu yang menjadi favorit pelanggan antara lain signature coffee, kopi gula aren dan butterscotch latte.
Kasae Garden juga rutin memperbarui menu dengan mengikuti perkembangan tren industri kopi dan F&B.
“Menu kita selalu update. Tiap periodiknya, entah bulan, tiga bulan sekali, dua bulan sekali, kita lihat apa yang lagi tren. Itu kita masukkan ke menu,” tutur Tezar.
Selain menu dan hiburan, konsep rustic garden menjadi salah satu daya tarik Kasae Garden. Area halaman yang cukup luas dilengkapi pepohonan nangka dan belimbing sehingga memberikan suasana berbeda bagi pengunjung.
“Kita mungkin saat ini di sekitaran kita satu-satunya konsep dengan rustic garden. Di belakang kita punya space halaman yang cukup luas sehingga dengan kombinasi dua pohon besar nangka dan belimbing, suasana di siang hari cukup cozy dan cukup sejuk di tengah panasnya Karawang,” ungkapnya.
Di tengah persaingan bisnis F&B yang semakin ketat, Kasae Garden memilih mempertahankan karakter tersebut. Tezar menyadari banyak kedai kopi lain menawarkan fasilitas yang lebih modern dan premium.
Namun, Kasae Garden memilih bersaing melalui kenyamanan tempat, kualitas menu dan pengalaman yang ditawarkan kepada pelanggan.
“Yang jelas, orang cari di kita salah satunya kenyamanan, kenapa mereka akhirnya memilih tempat ini. Kita juga selalu update soal menu. Menu kita tidak ada yang statis kecuali yang signature,” katanya.
Memasuki tahun kedua, Kasae Garden berharap keberadaannya tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati kopi dan makanan. Lebih jauh, kedai tersebut ingin menjadi ruang singgah bagi masyarakat Karawang dari berbagai kalangan.
“Harapan saya mudah-mudahan Kasae bisa jadi tempat singgah di tengah penatnya hiruk pikuk kota Karawang, baik buat para pekerja, karyawan maupun mahasiswa. Ketika masuk ke Kasae mereka bisa relax, enjoy menikmati menu makanan dan minuman serta suasananya,” pungkas Tezar.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
