Ratusan Emak-emak Geruduk Kantor Pemkab Karawang, Tolak Penghentian Program MBG

Iqbal Maulana Bahtiar
Ratusan Emak-emak Geruduk Kantor Pemkab Karawang, Tolak Penghentian Program MBG. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Ratusan emak-emak menggeruduk Kantor Bupati Karawang, Rabu (24/6/2026), untuk menyuarakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Massa menolak wacana penghentian program tersebut karena dinilai berdampak langsung terhadap pemenuhan gizi anak-anak.

Dengan membawa berbagai tuntutan, para peserta aksi menyampaikan kekhawatiran jika program MBG dihentikan. Mereka menilai ribuan anak dari jenjang PAUD hingga SMA berpotensi kehilangan akses makanan bergizi yang selama ini diterima di sekolah.

Koordinator aksi, Lusiana Sahid, mengatakan program MBG telah membantu memenuhi kebutuhan gizi anak melalui menu yang beragam dan seimbang.

“Pemenuhan gizi inilah yang diharapkan dari mulai 4 sehat 5 sempurna di masa depan, termasuk susu, ikan, ayam, dan daging yang menunya diganti-ganti,” ujar Lusiana kepada wartawan.

Menurutnya, penghentian program akan membuat banyak anak kembali mengalami keterbatasan akses makanan bergizi di rumah.

“Kalau diberhentikan, anak-anak yang biasanya sudah enak makan bergizi akan kembali lagi ke awal. Pulang sekolah tidak makan. Saya sendiri melihat ada anak yang makanannya sengaja dibawa pulang dari sekolah untuk diberikan kepada orang tuanya,” katanya.

Selain persoalan gizi, massa aksi juga menilai MBG memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Program tersebut melibatkan pelaku UMKM, pedagang, petani, hingga tenaga kerja lokal sebagai pemasok dan pengelola dapur program.

“Jangan hentikan MBG. Anak-anak kami butuh makan bergizi dan masyarakat juga butuh pekerjaan,” tegas Lusiana di hadapan peserta aksi.

Ia mengatakan program tersebut turut membuka lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu, termasuk kelompok usia yang kesulitan memperoleh pekerjaan di sektor industri.

“Tenaga kerja akan banyak lagi yang menganggur. Di Karawang perusahaan memang banyak, tapi putra daerah saja belum tentu bisa masuk kerja,” ungkapnya.

Massa menilai pemerintah seharusnya fokus melakukan pembenahan tata kelola program dan menindak oknum yang terlibat penyimpangan, tanpa menghentikan manfaat program bagi masyarakat.

“Dari atas itu dibenahi, jangan sampai imbasnya ke bawah yang tidak tahu apa-apa. Tolong usut koruptor yang ada di MBG,” tandas Lusiana.

Aksi yang didominasi kaum ibu tersebut berlangsung di depan Kantor Bupati Karawang dengan pengawalan aparat keamanan. Para demonstran berharap pemerintah tetap melanjutkan program MBG sekaligus melakukan evaluasi dan pengawasan agar pelaksanaannya berjalan lebih baik.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network