KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Lapas Karawang kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas melalui Apel Ikrar Bebas dari peredaran narkoba, pungutan liar (pungli), dan handphone ilegal, Selasa (21/4/2026).
Apel yang digelar di lingkungan Lapas Karawang ini dipimpin langsung Kepala Lapas Karawang, Ma’ruf, dan diikuti seluruh jajaran pegawai. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat sebagai bentuk komitmen bersama menjaga profesionalisme dan marwah institusi.
Dalam amanatnya, Ma’ruf menegaskan bahwa pemberantasan narkoba, pungli, dan penyalahgunaan handphone di dalam lapas merupakan harga mati.
“Apel ikrar ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata dari komitmen kita bersama untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme,” ujar Ma’ruf.
Ia menegaskan, tidak boleh ada ruang bagi praktik-praktik menyimpang di lingkungan lapas.
“Tidak boleh ada ruang bagi narkoba, pungutan liar, maupun penggunaan handphone di dalam lingkungan Lapas Karawang,” tegasnya.
Ma’ruf juga mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan.
“Kita harus terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, serta membangun sinergi antarpetugas agar lingkungan lapas tetap aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Selain apel ikrar, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyematan tanda kenaikan pangkat kepada sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang telah memenuhi persyaratan administratif dan kinerja. Penyematan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas kepada perwakilan pegawai.
Menurut Ma’ruf, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Kenaikan pangkat ini bukan hanya penghargaan atas dedikasi, tetapi juga amanah. Saya harap para pegawai dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan menjadi teladan bagi rekan kerja lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, Lapas Karawang akan terus melakukan pembenahan internal melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan pengawasan.
“Dengan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran, kami optimistis Lapas Karawang bisa menjadi contoh dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan akuntabel,” tandasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
