Teja Kamenai, Suara Metal dari Karawang untuk Tragedi Kemanusiaan Iran

Gelar Maulana Media
Teja Kamenai, Suara Metal dari Karawang untuk Tragedi Kemanusiaan Iran. Foto : iNewskarawang.id/Gelar Maulana Media

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Lanskap musik Karawang kembali memanas. Namun kali ini bukan sekadar soal distorsi keras, melainkan suara kepedulian. Band hard rock/metal lokal asal Kabupaten Karawang, NOEND, resmi merilis karya bertajuk “Teja Kamenai”, yang menjadi simbol solidaritas atas tragedi kemanusiaan di Minab, Iran.

Band yang digawangi Djibrut (vokal), Eka (lead gitar), Andika “Dhekok” (gitar), Aditya (bass), dan Doyok (drum) ini menghadirkan karya dengan pendekatan emosional sekaligus eksplosif. Di balik karakter musik keras yang menjadi ciri khas mereka, tersimpan pesan mendalam tentang duka, kemanusiaan, dan perdamaian.

“Teja Kamenai” sendiri merupakan akronim dari “Teheran Jangan Kau Menangis”. Lagu ini lahir dari kegelisahan Eka yang tersentuh oleh tragedi pemboman sekolah putri di Kota Minab, Iran, yang menewaskan ratusan korban jiwa.

Tergerak oleh peristiwa tersebut, proses kreatif lagu ini berjalan sangat cepat. Penulisan lirik rampung hanya dalam waktu dua jam, sementara proses produksi, mulai dari rekaman hingga mastering, diselesaikan dalam tiga hari.

“Kecepatan ini bukan sekadar mengejar momentum, tapi respons nurani atas penderitaan sesama,” ujar Eka, Rabu (18/3/2026).

Meski dikenal dengan warna musik hard rock dan metal yang kental, NOEND menegaskan bahwa karya ini bukan hanya soal musikalitas. Mereka ingin menjadikan musik sebagai medium untuk menyuarakan isu global, khususnya tragedi kemanusiaan yang menimpa warga sipil.

Menariknya, demi menjangkau audiens lebih luas, NOEND merilis lagu ini dalam dua versi bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan judul “Teheran Don’t You Cry”.
Single ini juga menjadi bagian dari proyek mini album (EP) yang tengah mereka siapkan di awal 2026, dengan rencana rilis penuh dalam waktu dekat. 

“Teja Kamenai” menjadi pembuka yang merepresentasikan arah musikal sekaligus sikap NOEND terhadap isu-isu kemanusiaan.

Sejak dirilis pada pertengahan Maret 2026 melalui eL RECORD Entertainment, lagu ini telah tersedia di berbagai platform musik digital. NOEND juga aktif membagikan proses kreatif mereka melalui media sosial sebagai bentuk transparansi sekaligus kedekatan dengan pendengar.

Bagi NOEND, musik bukan sekadar hiburan. Lebih dari itu, karya adalah medium untuk bersuara.

“Dari Karawang, kami ingin menyampaikan bahwa kami berdiri bersama mereka yang berduka. Musik ini adalah doa dan solidaritas kami,” tutup Eka.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network