KARAWANG,iNEWSKarawang.id - Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan di tahun 2026 ini akan mempertahankan ketahanan pangan nasional sebagaimana yang disampaikan Bupati Karawang dalam menjaga lahan pertanian melalui kebijakan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Rohman mengungkapkan hal itu saat menghadiri acara syukuran rehab kantor UPTD Pertanian Kelurahan Plawad, Kamis (15/01/2026).
Menurut Rohman, dengan kebijakan LP2B tersebut kedepannya Kabupaten Karawang dapat mempertahankan sebagai lumbung padi nasional maupun lumbung padi di Jawa Barat.
"Tahun 2025 target beras nasional 1,4 juta ton, Alhamdulillah ada peningkatan realisasinya 1,430 juta ton. Dengan capaian itu kita terus berupaya agar hasil produksi pertanian terus bertambah,"tutur Rohman.
Lanjut Rohman, faktor cuaca sangat mempengaruhi produktivitas pertanian di Karawang karena sulit diprediksi. Seperti halnya di wilayah Utara Karawang ada banjir rob tentunya susah dikendalikan.
Sebelumnya Bupati Aep menegaskan komitmen Pemkab Karawang dalam menjaga lahan pertanian melalui kebijakan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).
“Kami sudah mengunci lebih dari 87 ribu hektare, hampir 88 ribu hektare lahan sawah dalam LP2B. Itu tidak bisa diotak-atik,” tegasnya dalam siaran langsung salah satu televisi nasional yang membahas peran Karawang dalam mendukung swasembada pangan Indonesia Selasa (13/1/2026).
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
