Lewat Khotmil Qur’an, Disdikbud Karawang Perkuat Keimanan dan Integritas Pegawai
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang menggelar Khotmil Qur’an di Masjid Attarbiyah Disdikbud Karawang, Kamis (22/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di lingkungan perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Karawang sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 6 Tahun 2026 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2026.
Sekretaris Disdikbud Karawang, Irlan Suarlan, mengatakan Khotmil Qur’an menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi pedoman dalam bersikap, bertutur kata, dan menjalankan tanggung jawab,” ujar Irlan.
Menurutnya, peringatan Hari Santri tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat akhlak, persaudaraan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ia menambahkan, nilai-nilai Al-Qur’an seperti kejujuran, kedisiplinan, amanah, dan tanggung jawab penting diterapkan oleh setiap aparatur dalam memberikan pelayanan publik.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keimanan secara pribadi, tetapi juga membangun lingkungan kerja yang lebih baik. Seluruh pegawai diharapkan dapat menjaga integritas dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Disdikbud Karawang, Joean Himawan, menyebut kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan ant pegawai.
Menurut Joean, lingkungan kerja yang harmonis tidak hanya terbentuk melalui koordinasi dan profesionalisme, tetapi juga melalui penguatan spiritual serta kepedulian terhadap sesama.
“Melalui Khotmil Qur’an, kita diingatkan kembali tentang pentingnya membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan, termasuk dalam hubungan dengan rekan kerja maupun saat menjalankan tugas sehari-hari,” tutur Joean.
Ia berharap nilai-nilai positif dari kegiatan tersebut dapat terus diterapkan setelah acara selesai, terutama dalam menjaga kedisiplinan, saling menghormati, dan meningkatkan tanggung jawab dalam bekerja.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan Khotmil Qur’an saja. Nilai-nilai kebaikannya harus terus diterapkan, termasuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan bekerja dengan penuh tanggung jawab agar suasana kerja semakin harmonis dan produktif,” ungkapnya.
Peringatan Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta kontribusinya dalam menjaga persatuan bangsa.
Melalui kegiatan Khotmil Qur’an, Disdikbud Karawang berharap nilai-nilai religius, kebersamaan, dan integritas semakin kuat di lingkungan kerja sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Editor: Frizky Wibisono