Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Modul Paranje PHE ONWJ Pulihkan Terumbu Karang Karawang, Dongkrak Ekonomi Warga Pesisir

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:03 WIB
  • author Iqbal Maulana Bahtiar
Modul Paranje PHE ONWJ Pulihkan Terumbu Karang Karawang, Dongkrak Ekonomi Warga Pesisir
PHE ONWJ pulihkan terumbu karang Karawang lewat Modul Paranje. Selain menjaga ekosistem laut, inovasi ini turut mendongkrak ekonomi warga pesisir. Foto : Iqbal Maulana Bahtiar

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Inovasi Modul Paranje yang dikembangkan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) berhasil mendukung pemulihan terumbu karang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Melalui Program Orang Tua Asuh Karang Laut Utara Jakarta dan Jawa Barat (Otak Jawara), inovasi tersebut menjadi metode transplantasi terumbu karang pertama dan satu-satunya yang diterapkan di Kabupaten Karawang.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Karawang, Rochman, mengapresiasi penerapan Modul Paranje yang dinilai mampu memulihkan ekosistem laut sekaligus mengembangkan potensi wisata bahari.

“Kami sangat mendukung hadirnya ekowisata bahari terumbu karang di wilayah kelautan Karawang,” kata Rochman, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, keberadaan kawasan terumbu karang di Karawang menjadi alternatif wisata bahari bagi masyarakat tanpa harus bepergian ke luar daerah.

“Ternyata kita punya potensi wisata terumbu karang yang indah. Jadi, tidak perlu jauh-jauh ke Lombok atau Bali untuk melihat terumbu karang. Masyarakat juga bisa snorkeling di Karawang,” ujarnya.

Modul Paranje dirancang sebagai media transplantasi untuk membantu pertumbuhan terumbu karang sekaligus menjadi habitat bagi berbagai biota laut. Inovasi ini juga mendukung pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di kawasan konservasi Karang Sendulang.

Komitmen PHE ONWJ dalam mengembangkan inovasi tersebut mendapat pengakuan melalui penerbitan Sertifikat Paten Sederhana oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual pada 23 Juni 2026. Paten bernomor IDS000014239 itu diberikan untuk penemuan berjudul Media Transplantasi Terumbu Karang untuk Meningkatkan Keberhasilan Transplantasi Terumbu Karang.

Hingga 2026, sebanyak 525 unit Modul Paranje telah diturunkan ke dasar laut dengan total 2.340 fragmen karang. Upaya tersebut mencakup area pemulihan seluas 0,29 hektare.

Pemantauan juga mencatat kelimpahan 647 ekor ikan karang dengan indeks keanekaragaman ikan karang (H’) sebesar 2,29 atau masuk kategori sedang.

Dalam pelaksanaannya, PHE ONWJ melibatkan Kelompok Pandu Alam Sendulang (PAS) sebagai penggerak konservasi di tingkat masyarakat. Warga mendapatkan pendampingan mulai dari pembuatan modul hingga penempatan di dasar laut, termasuk pelatihan dan sertifikasi selam bagi pemuda setempat.

Ketua Kelompok Pandu Alam Sendulang, Dama Saputra, mengatakan program tersebut membawa perubahan bagi masyarakat pesisir, terutama dalam membuka peluang ekonomi baru melalui sektor wisata.

“Keberadaan Modul Paranje dan Program Otak Jawara dari PHE ONWJ memberikan dampak perubahan nyata bagi masyarakat Desa Sukakerta,” kata Dama.

Menurutnya, kawasan konservasi Karang Sendulang kini berkembang menjadi salah satu tujuan snorkeling dan diving yang dikelola kelompok PAS.

Aktivitas wisata tersebut turut membuka peluang pendapatan tambahan bagi nelayan melalui penyewaan perahu untuk mengantar wisatawan. Peningkatan kunjungan juga mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kuliner serta penjualan oleh-oleh di sekitar kawasan wisata Tangkolak.

Selain itu, aktivitas ekonomi masyarakat turut bergerak melalui sektor perikanan, termasuk kegiatan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Program Otak Jawara dan Modul Paranje menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan pelestarian ekosistem laut dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui keterlibatan warga dalam konservasi dan pengelolaan wisata, kawasan pesisir Karawang diharapkan semakin berkembang secara berkelanjutan.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut