Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Ngaku Ojol, Pria Ini Diduga Bawa Kabur 2 Paket Rp49 Juta dari Satpam di Karawang

Jum'at, 25 September 2026 | 12:32 WIB
  • author Nurul Rahma Amalia
Ngaku Ojol, Pria Ini Diduga Bawa Kabur 2 Paket Rp49 Juta dari Satpam di Karawang
Dua paket dengan total nilai mencapai Rp49 juta diduga dicuri oleh seorang oknum pengemudi ojek online (ojol). Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id — Dua paket dengan total nilai mencapai Rp49 juta diduga dicuri oleh seorang oknum pengemudi ojek online (ojol) di Kompleks Perumahan Cluster Kabandungan, Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Aksi tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di pos keamanan perumahan. Dalam rekaman, seorang pria mengenakan jaket berwarna hijau datang menggunakan sepeda motor dan berhenti di depan pos satpam.

Pria tersebut kemudian memperlihatkan layar ponselnya kepada petugas keamanan. Ia diduga meyakinkan satpam bahwa dirinya mendapat perintah untuk mengambil paket milik seorang warga bernama Nita Oktapiani.

Tanpa menaruh curiga, petugas keamanan kemudian menyerahkan dua paket tersebut kepada pria tersebut. Setelah menerima barang, pelaku langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Nita mengatakan, saat kejadian dirinya sedang tidak berada di rumah. Sebelumnya, ia telah meminta kurir yang mengantarkan paket untuk menitipkan barang tersebut kepada satpam perumahan.

Namun, saat tiba di rumah dan hendak mengambil paket, Nita mendapat informasi bahwa kedua paket tersebut telah diambil seseorang yang mengaku sebagai pengemudi Grab.

"Intinya paket saya yang harusnya saya terima, pas saya sampai dan mau ambil ke security ternyata udah diambil sama ojol katanya," ujar Nita, Kamis (24/9/2026).

Orang tersebut mengaku hendak mengambil paket milik Nita. Namun, Nita menegaskan dirinya tidak pernah memesan layanan ojek online maupun meminta orang lain mengambil kedua paket tersebut.

"Saya tidak pernah memesan ojol atau meminta siapa pun untuk mengambil paket tersebut," tegasnya.

Kasus dugaan pencurian tersebut kini menjadi perhatian warga. Rekaman CCTV yang memperlihatkan proses pengambilan paket juga beredar di media sosial untuk membantu mengungkap identitas pelaku serta nomor polisi sepeda motor yang digunakannya.

Warga berharap rekaman tersebut dapat membantu proses penelusuran dan mengungkap pihak yang mengambil dua paket bernilai puluhan juta rupiah tersebut.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut