Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

KDM Bongkar 3 Pengusaha di Balik Truk Tambang Badami-Loji, Nama Jenal Arifin Ikut Disebut!

Rabu, 16 September 2026 | 14:37 WIB
  • author Gelar Maulana Media
KDM Bongkar 3 Pengusaha di Balik Truk Tambang Badami-Loji, Nama Jenal Arifin Ikut Disebut!
Gubernur Jawa Barat KDM menyebut tiga pengusaha asal Kabupaten Karawang yang armadanya mengangkut bahan tambang dan melintas di ruas Jalan Badami-Loji. Foto : Gelar Maulana Media

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyebut tiga pengusaha asal Kabupaten Karawang yang armadanya mengangkut bahan tambang dan melintas di ruas Jalan Badami-Loji.

Ketiga pengusaha tersebut disebut KDM berdasarkan data dan catatan dari pihak PT Jui Shin Indonesia. Aktivitas truk pengangkut bahan tambang itu dinilai turut berkontribusi terhadap kerusakan jalan selain kendaraan pengangkut semen milik perusahaan tersebut.

“Saya menyampaikan informasi ini sebagai bentuk keterbukaan publik. Kerusakan Jalan Badami-Loji selain oleh truk pengangkut semen PT Jui Shin Indonesia, juga disebabkan oleh armada pengangkut bahan tambang,” ujar KDM dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, dikutip Rabu (16/9/2026).

KDM menyebut, terdapat tiga perusahaan angkutan asal Karawang yang memiliki kerja sama dengan PT Jui Shin Indonesia untuk pengangkutan bahan tambang.

Pertama, PT Cipagamas (CPM) milik H. Jenal Arifin. Perusahaan tersebut mengerahkan empat unit armada.

Namun, KDM menyebut armada PT Cipagamas sudah berhenti beroperasi sejak sekitar satu bulan terakhir.

KDM juga menyoroti nama pemilik perusahaan tersebut. Dia mengaku belum mengetahui apakah H. Jenal Arifin yang dimaksud merupakan sosok yang sama dengan anggota DPRD Jawa Barat yang selama ini aktif menyuarakan persoalan jalan rusak di Karawang.

“Saya tidak tahu apakah H. Jenal Arifin yang dimaksud adalah orang yang sama dengan anggota DPRD Jawa Barat. Karena beliau yang paling aktif menyuarakan soal jalan rusak, bahkan hadir saat aksi demonstrasi masyarakat,” tuturnya.

Pengusaha kedua yang disebut KDM adalah H. Endang, pemilik PT Enggal Family. Berdasarkan catatan yang disampaikan KDM, armada perusahaan tersebut sudah tidak beroperasi selama kurang lebih empat bulan.

Sementara pengusaha ketiga adalah Tino, pemilik PT JSM.

Berbeda dengan dua perusahaan sebelumnya, armada PT JSM disebut masih aktif melintas di Jalan Badami-Loji hingga saat ini.

“Tino ini memiliki 10 unit alat transportasi truk pengangkut bahan tambang dan masih beroperasi. Ini barangkali dan nama perusahaannya JSM,” jelas KDM.

KDM menegaskan informasi tersebut disampaikan sebagai bentuk keterbukaan publik terkait aktivitas kendaraan berat yang melintas di Jalan Badami-Loji.

Dia juga mengingatkan seluruh pihak, baik pemerintah, pengusaha maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang digunakan untuk kepentingan publik.

“Semoga kita semua sama-sama menjaga aset negara untuk bisa digunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat dan setiap orang tidak mengambil keuntungan,” tandasnya.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut