Percepat CKG Siswa, Disdikbud Karawang Gandeng Bio Health Luncurkan Program Sekolah Sehat
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang menggandeng PT Bio Health Indonesia, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meluncurkan Program Sekolah Sehat Terintegrasi. Program ini diwujudkan melalui tour Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang akan menyasar sekolah-sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Karawang.
Program tersebut bertujuan mempercepat pemeriksaan kesehatan siswa sekaligus meningkatkan capaian Program Cek Kesehatan Gratis di sektor pendidikan yang hingga kini masih belum optimal.
Kepala Disdikbud Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh siswa memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Selama ini kami terus mendorong sekolah berkoordinasi dengan puskesmas terdekat. Namun berdasarkan hasil evaluasi, cakupan Cek Kesehatan Gratis di lingkungan pendidikan masih di bawah 50 persen sehingga diperlukan terobosan baru,” ujar Wawan, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, masih ada sejumlah kendala yang membuat pelaksanaan CKG belum berjalan maksimal, mulai dari penyesuaian jadwal belajar, kondisi kesehatan siswa saat pemeriksaan, hingga faktor teknis lainnya.
Karena itu, Disdikbud menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan langsung ke sekolah melalui Program Sekolah Sehat Terintegrasi bekerja sama dengan PT Bio Health Indonesia.
Wawan menegaskan seluruh hasil pemeriksaan nantinya akan terintegrasi dengan sistem CKG milik Dinas Kesehatan sehingga tetap tercatat sebagai bagian dari program pemerintah.
“Jadi siswa yang diperiksa oleh tim Bio Health tetap akan masuk dalam data CKG Dinas Kesehatan. Harapannya angka cakupan CKG di bidang pendidikan bisa meningkat secara bertahap,” katanya.
Ia menambahkan, apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan indikasi gangguan kesehatan, siswa akan mendapatkan penanganan awal di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan dirujuk sesuai prosedur BPJS Kesehatan jika memerlukan layanan lanjutan.
Sementara itu, perwakilan PT Bio Health Indonesia, Hasan, mengatakan Program Sekolah Sehat Terintegrasi dirancang untuk membangun sistem pemantauan kesehatan siswa secara berkelanjutan.
“Kami ingin siswa mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkala sehingga kondisi kesehatannya dapat dipantau dengan baik. Dengan begitu mereka bisa belajar lebih fokus dan potensi penyakit dapat dideteksi sejak dini,” ujar Hasan.
Menurutnya, berbagai persoalan kesehatan seperti anemia, kekurangan gizi, hingga gangguan kesehatan lainnya kerap memengaruhi konsentrasi dan prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi masalah kesehatan sedini mungkin.
Hasan juga menegaskan Bio Health Indonesia berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses tanpa membebani masyarakat.
“Memang ada unsur bisnis, tetapi kami ingin mengoptimalkan ekosistem yang sudah ada tanpa memberatkan masyarakat. Fokus kami adalah memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas,” katanya.
Program Sekolah Sehat Terintegrasi akan diawali sebagai proyek percontohan di wilayah Karawang Barat sebelum diperluas melalui tour CKG ke sekolah-sekolah di berbagai kecamatan di Kabupaten Karawang.
“Harapan kami program ini benar-benar memberi manfaat bagi siswa dan guru. Kalau persoalan kesehatan siswa bisa ditekan, berarti program ini telah memberikan dampak yang baik,” pungkas Hasan.
Editor : Frizky Wibisono