get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas

12.155 Warga di 9 Desa Karawang Terdampak Kekeringan, BPBD Siaga Salurkan Bantuan Air Bersih

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:10 WIB
header img
12.155 Warga di 9 Desa Karawang Terdampak Kekeringan, BPBD Siaga Salurkan Bantuan Air Bersih. Foto : Ilustrasi

KARAWANG, iNEWSKarawang.id Musim kemarau mulai berdampak luas di Kabupaten Karawang. Sebanyak 12.155 warga dari 4.044 kepala keluarga (KK) di sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan mengalami krisis air bersih.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang telah menyalurkan 237.000 liter air bersih secara bertahap ke wilayah terdampak.

Kepala BPBD Kabupaten Karawang, Usep Supriatna, mengatakan wilayah yang mengalami kekeringan berada di Kecamatan Tegalwaru, Ciampel, Pangkalan, dan Telukjambe Barat.

“Kami terus melakukan distribusi air bersih ke desa-desa yang mengalami krisis air. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak,” ujar Usep, Selasa (28/7/2026).

Di Kecamatan Tegalwaru, kekeringan melanda Desa Kutalanggeng dan Cintalanggeng. Sebanyak 3.876 jiwa atau 1.386 KK terdampak, dengan bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai 130.000 liter.

Sementara itu, di Kecamatan Ciampel, tiga desa yakni Parungmulya, Mulyasejati, dan Kutanegara mengalami krisis air bersih. Sebanyak 4.961 jiwa atau 1.585 KK terdampak dan telah menerima distribusi 52.000 liter air bersih.

Di Kecamatan Pangkalan, kekeringan terjadi di Desa Kertasari, Mulangsari, dan Jatilaksana. BPBD mencatat 1.728 jiwa atau 656 KK terdampak, dengan bantuan air bersih sebanyak 39.000 liter.

Sedangkan di Kecamatan Telukjambe Barat, Desa Wanakerta menjadi satu-satunya wilayah terdampak. Sebanyak 1.590 jiwa atau 417 KK mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD telah menyalurkan 16.000 liter air ke desa tersebut.

Usep menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan dampak musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan. Jika ada penambahan wilayah terdampak atau kebutuhan air bersih meningkat, BPBD siap menyalurkan bantuan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau,” tegasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut