Gandeng Disdikbud Karawang, LASQI NJ Gelar Pelatihan Manajemen Seniman dan Budayawan
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – DPD LASQI Nusantara Jaya (NJ) Kabupaten Karawang menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang menggelar Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Seniman dan Budayawan untuk memperkuat mutu organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku seni budaya.
Kegiatan yang berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di Brits Hotel Karawang itu diikuti pengurus dan perwakilan LASQI tingkat kecamatan. Pelatihan difokuskan pada penguatan manajemen organisasi, pemahaman regulasi kebudayaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia seni budaya Islami.
Ketua DPD LASQI NJ Karawang, Endang Sodikin, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas para seniman dan budayawan di Karawang.
“Pelatihan ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan PP Nomor 87 Tahun 2021. Ada 10 objek pemajuan kebudayaan yang harus dipahami bersama agar pengelolaan seni dan budaya bisa berjalan lebih baik,” ujar Endang.
Menurutnya, penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan penting dilakukan agar keberlangsungan seni budaya Islam tetap terjaga sekaligus mendorong regenerasi pelaku seni.
“Kami ingin organisasi ini semakin tertata dan para seniman memiliki pemahaman yang baik, baik dari sisi manajemen maupun pelestarian budaya religi di Karawang,” katanya.
Endang berharap ilmu yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat diterapkan di wilayah masing-masing untuk memperkuat organisasi dan pengembangan seni budaya religi.
“Harapannya setelah pelatihan ini, para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di wilayah masing-masing sehingga organisasi semakin kuat dan seni budaya religi di Karawang terus berkembang,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Karawang, Irlan Suarlan, menegaskan pemerintah daerah mendukung penguatan kapasitas pelaku seni budaya melalui kegiatan pelatihan. Menurutnya, pembinaan seperti ini penting dilakukan untuk menjaga keberlangsungan organisasi seni budaya Islam di tengah perkembangan zaman.
“Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga dan melestarikan seni budaya religi di Karawang. Pelatihan seperti ini penting agar organisasi seniman ini berkembang dan mampu melahirkan generasi penerus yang memahami nilai budaya,” ujar Irlan.
Ia menambahkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kebudayaan perlu terus diperkuat agar pelestarian seni budaya berjalan berkelanjutan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para seniman dan budayawan semakin memahami tata kelola organisasi serta mampu terus melestarikan seni budaya religi di Karawang,” tukasnya.
Editor : Frizky Wibisono