get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas

Kronologi Lengkap Tewasnya Pemotor Akibat Jeratan Benang Layangan di Ciampel Karawang

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:59 WIB
header img
Tragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang pemotor berinisial C (32) di Kecamatan Ciampel, Karawang menyisakan duka mendalam. Foto: Ilustrasi

KARAWANG, iNewsKarawang.id - Tragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang pemotor berinisial C (32) di Kecamatan Ciampel, Karawang menyisakan duka mendalam. Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian, berikut adalah urutan kejadian atau kronologi peristiwa maut tersebut:

1. Kamis Sore yang Mencekam (Pukul 15.30 WIB) Peristiwa bermula pada Kamis, 30 April 2026, saat korban tengah melintasi Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel. Suasana sore yang tenang mendadak pecah ketika korban yang sedang berkendara tiba-tiba terjerat seutas benang—yang diduga kuat merupakan benang layangan—tepat di bagian lehernya.

2. Teriakan Terakhir Meminta Tolong Dua orang saksi di lokasi, B (54) dan R (49), mendengar suara teriakan histeris dari arah jalanan. Dalam kondisi panik dan menahan sakit yang luar biasa, korban sempat berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Kepada saksi, korban sempat berucap bahwa dirinya baru saja terkena benang sebelum akhirnya ia kehilangan kesadaran.

3. Kondisi Kritis di Atas Kendaraan Saat saksi mendekat, pemandangan memilukan terlihat jelas. Korban ditemukan masih berada di atas sepeda motornya namun dalam kondisi tak sadarkan diri. Darah segar mengalir deras dari luka robek di lehernya hingga membasahi seluruh pakaian yang dikenakannya.

4. Upaya Penyelamatan dan Pernyataan Medis Warga bersama petugas dari Polsek Ciampel bergerak cepat mengevakuasi korban yang sudah bersimbah darah ke RSUD Karawang. Namun sayang, luka pada bagian leher tersebut diduga terlalu fatal. Setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan bahwa nyawa korban sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

5. Olah TKP dan Investigasi Lanjutan Pasca-kejadian, Tim Inafis Polres Karawang langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Meskipun keluarga menolak autopsi dan menganggap ini sebagai musibah, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mencari tahu sumber benang layangan maut tersebut untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut