get app
inews
Aa Text
Read Next : Puluhan Kasus Narkotika di Karawang Terungkap Polisi, 28 Tersangka Berhasil Dibekuk

Dinkes Karawang Ingatkan Bahaya Penggunaan Dot atau Empeng Terlalu Lama pada Bayi

Kamis, 05 Maret 2026 | 20:16 WIB
header img
Dinkes Karawang Ingatkan Bahaya Penggunaan Dot atau Empeng Terlalu Lama pada Bayi. Foto : Ilustrasi

KARAWANG, iNEWSKarawang.idDinas Kesehatan (Dinkes) Karawang mengimbau para orang tua agar tidak membiasakan bayi menggunakan dot atau empeng dalam waktu yang lama.

Hal tersebut dikarenakan penggunaan dot dan empeng yang berlebihan dinilai dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan serta memengaruhi tumbuh kembang bayi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Karawang, Nurmala Hasanah, mengatakan penggunaan empeng yang terlalu sering dapat menjadi sumber kuman apabila kebersihannya tidak terjaga.

“Empeng itu sering jatuh lalu dimasukkan kembali ke mulut bayi. Kalau kebersihannya tidak terjaga, bisa menjadi sumber bakteri, virus, bahkan jamur,” ujar Nurmala, Rabu,(4/3/2026).

Menurutnya, kebiasaan menggunakan empeng dalam waktu lama juga dapat memengaruhi pola makan bayi. Bayi yang sudah merasa nyaman dengan empeng cenderung enggan menyusu atau makan dengan baik.

“Kalau sudah terbiasa empeng, anak bisa sulit lepas. Dia merasa nyaman, akhirnya tidak mau makan atau menyusu dengan baik. Itu bisa berpengaruh pada asupan gizinya,” jelasnya.

Selain itu, penggunaan dot juga berisiko menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai “bingung puting”, terutama pada bayi yang masih menjalani masa ASI eksklusif. Kondisi ini membuat bayi kesulitan kembali menyusu langsung kepada ibu.

Nurmala menyarankan agar orang tua tidak menjadikan empeng sebagai solusi utama saat bayi rewel. Sebaliknya, orang tua perlu mencari penyebab bayi menangis, seperti lapar, tidak nyaman, atau mengantuk.

“Lebih baik tidak dibiasakan sejak awal. Kebersihan juga jadi faktor penting, karena kalau tidak higienis bisa membuat bayi lebih mudah sakit,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut