Rentetan Kecelakaan Maut di Karawang Jelang Ramadan 2026, Empat Orang Tewas dalam Sehari
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Menjelang Bulan Suci Ramadan 2026, tiga kecelakaan tragis terjadi di sejumlah lokasi di Kabupaten Karawang. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tiga insiden tragis terjadi di lokasi berbeda dan menewaskan sedikitnya empat orang, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka berat.
Kecelakaan paling memilukan terjadi di Jalan Irigasi Kampung Benda Jaya, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Karawang Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Sebuah truk kontainer bermuatan minyak goreng kemasan seberat 32 ton terguling saat hendak masuk ke gang kecil untuk melakukan bongkar muat.
Diduga tidak kuat menahan beban saat melintasi turunan curam, truk kehilangan keseimbangan hingga akhirnya miring dan menghantam mobil sedan Toyota Corolla yang membawa satu keluarga berjumlah enam orang. Benturan keras membuat kendaraan ringsek parah setelah tertimpa badan kontainer.
Tragedi tersebut merenggut nyawa tiga orang sekaligus, yakni suami, istri, dan seorang anak yang meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga anak lainnya selamat, namun mengalami luka serius dan patah tulang.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta pengemudi truk untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

“Korban luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara jenazah korban meninggal dunia telah dievakuasi,” ujar Cep Wildan, Senin (16/2/2026).
Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Sudirianto menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk trailer melaju di jalan menurun. Diduga karena kurang waspada terhadap arus lalu lintas di depannya, pengemudi truk kehilangan kendali hingga akhirnya terguling dan menimpa minibus Toyota yang datang dari arah Kondangjaya.
Menurutnya, truk kontainer bermuatan minyak goreng tersebut memaksa masuk ke Jalan Tanggul Rawagabus yang memiliki akses sempit dan menurun, padahal jalur tersebut tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar.
“Kami telah mengamankan sopir truk kontainer dan akan melakukan tes urine di Mapolres Karawang. Jalan tersebut sebenarnya tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar,” ungkapnya.
Kemudian, kecelakaan kembali terjadi di Jalur Pantura wilayah Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang pada Senin (16/2/2026) pagi sekitar pukul 07.20 WIB. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh di dekat SPBU Maskar Purwasari saat kondisi arus lalu lintas tengah padat oleh aktivitas pagi hari.
Saksi di lokasi menyebut korban diduga pria lanjut usia yang mengendarai Yamaha Mio J. Korban sempat terlihat masih hidup saat pertama kali ditemukan warga sebelum akhirnya dievakuasi petugas.

Pada hari yang sama, kecelakaan kembali menelan korban jiwa di jalur Pantura tepatnya di depan pabrik pur di Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, sekitar pukul 14.00 WIB. Seorang pengendara motor dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terlindas kendaraan di seberang kawasan pabrik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, korban mengalami kecelakaan di tengah kondisi arus lalu lintas yang sedang terganggu. Situasi di lokasi diduga tidak sepenuhnya normal karena adanya aktivitas pekerjaan di sekitar jalan, termasuk perbaikan pipa yang berada tidak jauh dari titik kejadian.
Hingga kini, ketiga peristiwa tersebut masih dalam penanganan Polres Karawang untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk memastikan penyebab pasti serta identitas seluruh korban.
Rentetan tragedi ini menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang Ramadan ketika mobilitas warga meningkat dan potensi kecelakaan lalu lintas ikut melonjak.
Editor : Frizky Wibisono