get app
inews
Aa Text
Read Next : Satresnarkoba Polres Karawang Ungkap Peredaran Sabu 120 Gram di Banyusari

Dari Anak Pedagang Sayur hingga Lulusan Terbaik Unsika, Perjuangan Sandi Raih IPK 3,91

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38 WIB
header img
Dari Anak Pedagang Sayur hingga Lulusan Terbaik Unsika, Perjuangan Sandi Raih IPK 3,91. Foto : iNewskarawang.id/Nurul Rahma Amalia

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Aula Syekh Quro Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menjadi saksi lahirnya para lulusan terbaik dalam prosesi wisuda yang digelar Senin (10/2/2026). Dari 12 mahasiswa berprestasi yang diumumkan, satu nama mencuri perhatian: Sandi, lulusan Program Studi S1 Teknik Elektro, Fakultas Teknik.

Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,91, Sandi berhasil menorehkan prestasi akademik gemilang di bidang yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi. Mahasiswa angkatan 2021 itu membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih prestasi tertinggi di dunia pendidikan.

Sandi berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya sehari-hari bekerja sebagai pedagang sayuran di Pasar Induk, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga. Latar belakang tersebut justru menjadi sumber motivasi kuat baginya untuk bersungguh-sungguh menempuh pendidikan hingga tuntas.

“Tidak ada yang sulit kalau kita berproses. Kalau punya visi ingin berkembang, ingin sukses, dan membahagiakan orang tua, itu pasti bisa tercapai,” ujar Sandi.

Perjalanan akademiknya tidak selalu berjalan mulus. Padatnya jadwal praktikum di Fakultas Teknik menjadi tantangan utama, terlebih ia juga aktif dalam organisasi mahasiswa (Ormawa) serta mengikuti berbagai perlombaan di tingkat nasional hingga internasional.

“Struggle saya lebih ke praktikum karena di Fakultas Teknik sangat banyak. Di sisi lain saya juga ikut organisasi dan lomba, jadi harus pintar menentukan prioritas antara akademik dan nonakademik,” ungkapnya.

Menurut Sandi, capaian IPK tinggi yang diraihnya bukan sekadar angka, melainkan hasil dari proses panjang yang penuh disiplin, pengorbanan, dan konsistensi. Ia menilai tuntutan dunia industri saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki daya juang dan etos kerja tinggi.

“IPK 3,91 ini merupakan hasil perjuangan yang luar biasa dan membutuhkan pengorbanan,” katanya.

Kepada mahasiswa yang masih berjuang di bangku kuliah, terutama yang tengah menyusun skripsi dan menjalani praktikum, Sandi berpesan agar tetap fokus pada tujuan utama pendidikan.

“Tetap berjuang, tetap belajar, jangan malas. Kurangi terlalu sering bermain media sosial dan ingat bahwa kuliah adalah amanah dari orang tua yang tidak boleh disia-siakan,” tuturnya.

Ke depan, Sandi berharap ilmu yang diperolehnya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga berharap Unsika terus meningkatkan perannya dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi serta mampu memperluas reputasi di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi Sandi menjadi bukti bahwa kerja keras, visi yang jelas, dan doa orang tua mampu mengantarkan siapa pun melampaui keterbatasan menuju masa depan yang lebih baik.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut