get app
inews
Aa Text
Read Next : Satresnarkoba Polres Karawang Ungkap Peredaran Sabu 120 Gram di Banyusari

Jelang Rotasi Jabatan, Sejumlah Kepala Sekolah di Karawang Mulai Cemas

Kamis, 29 Januari 2026 | 13:49 WIB
header img
Jelang Rotasi Jabatan, Sejumlah Kepala Sekolah di Karawang Mulai Cemas. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Menjelang rencana rotasi dan mutasi jabatan kepala sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten Karawang, kecemasan mulai terasa di lingkungan pendidikan. Sejumlah kepala sekolah disebut tengah menunggu kepastian terkait keberlanjutan jabatan mereka.

Rotasi dan mutasi tersebut disebut akan dilakukan dalam waktu dekat dengan dasar evaluasi kinerja, masa jabatan, serta penyesuaian kebijakan. Kondisi ini membuat banyak kepala sekolah belum dapat memastikan apakah akan tetap menjabat, dipindahkan, atau kembali bertugas sebagai guru.

Berdasarkan pantauan iNEWSKarawang.id di lapangan, dalam beberapa hari terakhir sejumlah kepala sekolah terlihat jarang berada di lingkungan sekolah. Aktivitas dinas di luar sekolah, seperti rapat dan koordinasi, lebih sering dilakukan. Di beberapa sekolah, ruang kepala sekolah tampak kosong.

Situasi tersebut memunculkan pembicaraan di internal sekolah terkait kemungkinan pergantian pimpinan. Beberapa kepala sekolah juga mulai merapikan administrasi dan menyerahkan sebagian tugas strategis sebagai langkah antisipasi.

“Bukan takut, tapi kami harus siap dengan segala kemungkinan. Kalau sewaktu-waktu ada keputusan, setidaknya administrasi sudah rapi dan sekolah tetap berjalan,” ujar seorang kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi situasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi kepala sekolah dilakukan secara objektif dan profesional.

“Rotasi dan mutasi ini tidak dilakukan secara subjektif. Semua melalui mekanisme penilaian yang terukur,” tegas Wawan, Rabu (28/1/2026).

Menurut Wawan, penempatan kepala sekolah mengacu pada hasil asesmen yang dipetakan melalui sistem manajemen talenta. Asesmen tersebut meliputi kinerja, kompetensi, potensi kepemimpinan, serta rekam jejak selama menjabat.

“Penempatan kepala sekolah sepenuhnya berdasarkan hasil penilaian dan pemetaan kompetensi. Tidak ada unsur kedekatan, suka atau tidak suka. Semua melalui sistem manajemen talenta,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dalam proses rotasi-mutasi tersebut, Disdikbud Karawang tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apa pun.

“Akan ada reward bagi kepala sekolah yang dinilai berprestasi dan punishment bagi kepala sekolah yang kinerjanya perlu dievaluasi. Sekali lagi saya tegaskan, Disdikbud Karawang tidak pernah meminta imbalan sepeser pun,” ujarnya.

Wawan menambahkan, kebijakan rotasi dan mutasi ini bertujuan memastikan setiap satuan pendidikan dipimpin oleh kepala sekolah yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan masing-masing sekolah.

“Tujuan utama kami adalah peningkatan kualitas pendidikan di Karawang. Siapa pun hasilnya nanti, kami berharap semua kepala sekolah bisa menerima keputusan ini dan tetap menjaga profesionalisme,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut