get app
inews
Aa Text
Read Next : Tak Pulang 2 Hari, Seorang Petani di Karawang Ditemukan Tewas di Area Persawahan

Mentan Ungkap Traktor Gratis untuk Petani Dipungut Rp100 Juta, Praktik Culas Terjadi di 99 Lokasi

Jum'at, 28 November 2025 | 14:57 WIB
header img
Traktor yang semestinya gratis untuk petani justru dipungut biaya oleh oknum-oknum. Foto: Okezone.com/Kementan

JAKARTA, iNewsKarawang.id-Terungkap adanya pelanggaran penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di sejumlah daerah. 

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan hal itu, Jumat (28/11/2025).

Menurut Mentan, traktor yang semestinya gratis untuk petani justru dipungut biaya oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dijelaskannya lebih lanjut, para petani dimintai uang tebusan dalam jumlah besar untuk bisa menerima traktor bantuan pemerintah. Praktik culas tersebut terjadi di 99 titik di seluruh wilayah Indonesia.

"Jadi ada laporan ambil uang traktor. Ada yang Rp50 juta, Rp100 juta, ini miliaran. Ada 99 titik di seluruh Indonesia. Traktor diambil, suruh bayar. Satu alat, satu traktor. Setiap ngambil traktor, itu bayar. Padahal itu gratis untuk rakyat," ungkap Mentan Amran.

Mentan menyatakan bahwa berkas temuan pelanggaran tersebut sudah diserahkan kepada Satgas Pangan Polri untuk diproses lebih lanjut dan akan diteruskan kepada aparat penegak hukum.

“Berkasnya kami langsung serahkan ke Satgas, tindak lanjut diperiksa. Kami akan kirim ke penegak hukum. Ini tidak manusiawi juga,” ujarnya.

Lebih jauh, Mentan Amran menyebut bahwa pelaku sebagian besar berasal dari pihak eksternal Kementerian Pertanian, namun ada satu di antaranya yang merupakan staf di Kantor Pusat Kementerian Pertanian. Mentan mengatakan staf tersebut mengaku sebagai Dirjen Tanaman Pangan ketika melancarkan aksinya.

"Dia staf. Tapi dia mengaku Dirjen kalau ke lapangan. Dirjen Tanaman Pangan. Aku lihat mukanya, ini kayaknya tidak pernah saya lantik ini. Dia mengaku Dirjen. Kalau perlu bawa periksa hari ini. Dan Pak Sekjen, berhentikan di Kementerian,” tegasnya.

Editor : Boby

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut