Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Harga BBM Pertamina 1 April 2026 di Seluruh Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

RI Targetkan Stop Impor BBM dalam 5 Tahun, Prabowo: Indonesia Bisa Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Selasa, 06 Mei 2025 | 22:42 WIB
  • author Binti Mufarida/Boby
RI Targetkan Stop Impor BBM dalam 5 Tahun, Prabowo: Indonesia Bisa Berdiri di Atas Kaki Sendiri
Presiden Prabowo Subianto menegaskan keinginannya agar Indonesia tidak lagi mengimpor Bahan Bakar Minyak (BBM) . (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA, iNewsKarawang.id-Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal impor BBM saat menghadiri acara halal bihalal purnawirawan TNI di Balai Kartini, Jakarta, hari ini. 

Ia mengungkapkan keinginannya agar Indonesia tidak lagi mengimpor Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam lima tahun ke depan. 

Awalnya, Prabowo menyinggung komoditas kelapa sawit yang kini menjadi rebutan berbagai negara.

"Kita punya nikel, bauksit, kelapa sawit, semuanya sudah jadi komoditas kritis. Setiap kali kita ke negara mana pun, mereka minta, 'Yang Mulia, kalau bisa kelapa sawit diprioritaskan untuk kami'—Mesir, India, bahkan Eropa," ujar Prabowo, Selasa (6/5/2025).

Prabowo mengatakan, kelapa sawit bisa diolah menjadi BBM, sehingga Indonesia sejatinya tidak perlu lagi melakukan impor.

"Negara kita sesungguhnya tidak perlu impor BBM. Hampir 40 miliar dolar AS per tahun kita keluarkan. Padahal, kita sebenarnya tidak perlu impor," kata Prabowo.

"Dan saya, dalam pemerintahan yang saya pimpin, dalam lima tahun ke depan, harus swasembada BBM, swasembada energi," sambungnya.

Prabowo menegaskan, masyarakat harus percaya bahwa Indonesia bisa berdiri di atas kaki sendiri, salah satunya dengan memproduksi BBM secara mandiri.

"Nanti ada yang bertanya, 'Apa bisa?' Harus bisa! Merdeka atau mati! Berdiri di atas kaki sendiri, kita tidak mau jadi kacungnya bangsa lain. Kalau ada yang mau, silakan. Saya tidak mau," tegasnya.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut