Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bawaslu Karawang Temukan Banyak Stiker Kampanye Paslon Pilkada Langgar Aturan
Advertisement . Scroll to see content

Bawaslu RI Minta Wilayah Pertajam Pengawasan, Ditemukan 1.952 Kerawanan Pemilu

Senin, 20 November 2023 | 14:15 WIB
  • author Giffar Rivana/Boby
Bawaslu RI Minta Wilayah Pertajam Pengawasan, Ditemukan 1.952 Kerawanan Pemilu
Bawaslu RI Temukan 1.952 Kerawanan Pemilu/Okezone

JAKARTA,iNewsKarawang.id-Bawaslu di seluruh Indonesia diminta agar lebih menggenjot lagi kerja pencegahan. Pasalnya  Bawaslu telah mengidentifikasi sebanyak 1.952 kerawanan Pemilu.

Demikian imbauan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lolly Suhenty dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (20/11/2023).

Menurut Lolly, dari identifikasi tersebut, Bawaslu telah melakukan  pencegahan baik berupa nota dinas, surat imbauan, perjanjian kerja sama dengan berbagai pihak, dan lain sebagainya.

"Jumlah tersebut, masih sedikit, karena kalau dilihat dari tahapan, sesungguhnya harus bisa melakukan pencegahan lebih masif lagi," kata Lolly.

"Sulawesi Tengah, Lampung, Bali, NTB, Jawa Timur ini adalah lima provinsi paling bayak melakukan pencegahan," imbuhnya.

Lolly mengingatkan masa kampanye yang merupakan masa yang seluruh dimensinya rawan tinggi berdasarkan indeks kerawanan pemilu (IKP). Pertama dimensi konteks sosial politik, kedua dimensi penyelenggaraan pemilu.

"Untuk semua jajaran Bawaslu, baik dari sisi kelembagaan maupun perseorangan harus mengencangkan cara kerjanya," ujar Lolly.

Dimensi ketiga yaitu kontektasi. Dia mengingatkan kacamata yang harus digunakan Bawaslu yaitu rawan tinggi, potensi bahaya dan benturannya sangat tinggi.

"Yang harus dilakukan Bawaslu, tegak lurus terhadap peraturan, tegak lurus terhadap regulasi, cara pandang kita melihat seluruh pasangan calon taat pada regulasi," tegasnya

Kelima, yang juga dimensi rawan tinggi yakni partisipasi. "Maka lakukan pencegahan sebanayak-banyaknya, jika melihat potensi kegaduhan keluarkan surat pencegahan," titahnya.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut