JAKARTA, iNewsKarawang.id - Salah satu cara membersihkan dan merawat kesehatan rambut adalah keramas. Sebagian masyarakat mandi keramas setiap hari, padahal keramas setiap hari tidak dianjurkan dan bukanlah hal yang baik. Yuk simak penyebabnya.
Berkeramas terlalu sering dapat secara tidak sengaja mengganggu keseimbangan alami tubuh dari minyak yang dihasilkan kulit kepala yang dapat membantu melembapkan. Menurut Dr. Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis di departmen dermatologi Rumah Sakit Mount Sinai keramas terlalu sering dapat menyebabkan kerusakan yang sebenarnya pada rambut.
"Serta membuat rambut kering dan rapuh serta menyebabkan iritasi pada kulit kepala” sambungnya, dikutip dari Today.com, Kamis (22/9/2022).
Sedikit berbeda dengan Dr. Joshua, ahli kimia kosmetik pendiri Beauty Brains, Perry Romanowski mengatakan “Proses ketika melakukan gerakan ketika berkeramas atau kondisioner pada rambut dapat merusak kutikula rambut (lapisan luar). Ketika rambut kering, akan sulit disisir dan meningkatkan kemungkinan rambut bercabang”. Jelasnya.
Lalu kapan waktu yang tepat untuk mencuci rambut ? Idealnya untuk mencuci rambut kembali disesuaikan oleh jenis rambutnya. Jika kamu memiliki tipe rambut yang berminyak mungkin perlu dicuci setiap 2 hingga 3 hari, sedangkan untuk rambut kering hanya perlu dicuci 1 sampai 2 kali seminggu.
Selain kedua jenis rambut ini, menurut Romanowski rambut yang diwarnai harus lebih jarang dicuci, untuk mendapatkan hasil yang maksimal perlu menggunakan formula pelembab bebas sulfat.
Dengan membiarkan rambut beberapa hari sebelum dicuci akan memberi minyak alami pada rambut dan membiarkannya melakukan tugasanya yang bertujuan untuk menjaga rambut anda tetap sehat.
Editor : Boby