Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Fenomena Blue Fire Muncul di Kawah Manuk Papandayan, IABI Ingatkan Bahaya Gas Vulkanik
Advertisement . Scroll to see content

Ini Cara dan Do'a Meluluhkan Hati Seseorang Berwatak Keras

Sabtu, 10 September 2022 | 11:58 WIB
  • author Kastolani Marzuki
Ini Cara dan Do'a Meluluhkan Hati Seseorang Berwatak Keras
Doa meluluhkan hati seseorang dipanjatkan ketika menghadapi orang dengan watak keras agar diberi kesabaran dalam menyikapinya. (Foto: istimewa)

Kemudian Rasulullah SAW melanjutkan : " Wahai Umar, aku yg menjadi jaminanya bahwa orang yg membacanya dengan hati yang penuh keyakinan, maka insya Allah semua hajatnya akan terpenuhi."

Doa meluluhkan hati seseorang lainnya yang bisa diamalkan yakni permohonan Nabi Musa as kepada Allah SWT dalam menghadapi Raja Fi'aun yang keras hati. Berikut doanya:

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي (25) وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي (26) وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي (27) يَفْقَهُوا قَوْلِي (28)

Berkata Musa, "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku". (Surat At Thaha: 25).

Ibnu Katsir menerangkan ayat tersebut merupakan permohonan Nabi Musa as kepada Allah SWT. Dia (Nabi Musa) memohon agar dadanya dilapangkan dalam menunaikan tugas risalah yang dibebankan kepadanya. Karena sesungguhnya ia telah diperintahkan untuk menyampaikan suatu perkara yang besar dan akan menghadapi tantangan yang berat.

Dia diutus untuk menyampaikan risalah Allah kepada seorang raja yang paling besar di muka bumi di masa itu. Sedangkan raja tersebut adalah orang yang paling sewenang-wenang, paling keras kekafirannya, paling banyak bala tentaranya, paling makmur kerajaannya, paling diktator, dan paling ingkar.

Keangkaramurkaannya sampai kepada batas dia mengakui bahwa dia tidak mengenal Allah, dan mengajarkan kepada rakyatnya bahwa tidak ada tuhan selain dirinya sendiri.

Wallahu A'lam

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut