Budayawan Nace Permana Kritik Rute Kirab Mahkota Binokasih di Karawang : Tak Sesuai Sejarah

Gelar Maulana Media
Nace Permana, Budayawan Karawang. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.idBudayawan Sunda Nace Permana menyoroti rute pelaksanaan Kirab Budaya dalam rangka Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang yang akan digelar pada Sabtu (9/5/2026) malam.

Menurut Nace, rute Kirab Mahkota Binokasih yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai tidak sesuai dengan jejak sejarah Prabu Siliwangi di Karawang.

Diketahui, Kirab Mahkota Binokasih dijadwalkan dimulai dari Horizon University Indonesia di Jalan Pangkal Perjuangan, Kecamatan Karawang Barat, dan berakhir di Kantor Bupati Karawang.

“Saya pikir ini sangat ngacolah kalau menurut saya. Lokasi rute di Horizon itu tidak memiliki catatan sejarah awal permulaan keberadaan Eyang Prabu,” ujar Nace, Kamis (7/5/2026).

Ketua Paguyuban Seniman Jawa Barat itu menyayangkan kirab budaya tidak dimulai dari kawasan Masjid Agung Syekh Quro yang disebut memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Prabu Siliwangi dan Subang Larang.

Menurutnya, kegiatan bertema Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran “Binokasih Mulang Salaka” seharusnya menjadikan nilai sejarah sebagai bagian utama dalam rangkaian acara.

“Masjid Agung itu memiliki sejarah yang luar biasa. Ketika Eyang Prabu dinikahkan dengan Ibu Subang Larang oleh Syekh Rotul Ain, itu di Masjid Agung Karawang,” katanya.

Nace menilai, apabila Pemprov Jawa Barat ingin benar-benar melestarikan budaya Sunda sekaligus mengangkat sejarah Prabu Siliwangi, maka pelaksanaan kirab harus memiliki pijakan sejarah yang jelas.

“Jadi bukan asal megah dan meriah saja. Nilai pemaknaan sejarahnya juga harus mengena,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam catatan sejarah, Prabu Siliwangi disebut pernah singgah di Karawang untuk menemui Syekh Quro pada abad ke-14. Awalnya, kedatangan Prabu Siliwangi disebut untuk membubarkan pengajian Syekh Quro, namun kemudian bertemu Subang Larang hingga akhirnya meminangnya.

“Persinggahan Eyang Prabu di Karawang itu adanya di Masjid Agung. Itu yang sangat disayangkan tidak dijadikan titik awal kirab,” ucapnya.

Sementara itu, kirab budaya dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.30 WIB hingga 21.00 WIB. Acara akan diawali pembacaan sajak budayawan Sunda, dilanjutkan sambutan Gubernur Jawa Barat sebelum rombongan kirab diberangkatkan.

Mahkota Binokasih nantinya akan dibawa menggunakan kereta kencana dan diiringi pasukan berkuda. Kirab juga akan dimeriahkan berbagai kesenian khas Karawang serta penampilan seni dari 26 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network