Hukum Ziarah Kubur dan Membaca Al-Qur’an di Makam, Ini Penjelasan MUI Karawang

Nurul Rahma Amalia
Ketua MUI Karawang, Tajudin Noor. Foto : iNewskarawang.id/Nurul Rahma Amalia

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Tradisi ziarah kubur yang kerap dilakukan masyarakat menjelang maupun saat Hari Raya Idulfitri masih menimbulkan perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Salah satu yang sering diperdebatkan adalah hukum membaca Yasin atau Al-Qur’an di area makam.

Ketua MUI Karawang, Tajudin Noor, menegaskan bahwa ziarah kubur merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain untuk mendoakan orang yang telah meninggal dunia, ziarah juga menjadi pengingat bagi yang masih hidup tentang kehidupan setelah kematian.

“Ziarah kubur itu termasuk mustahabbah, artinya dianjurkan. Dalam ziarah kita berdoa untuk yang berada di alam barzah dan juga berdoa untuk diri kita agar dapat mengambil kebaikan dari mereka,” ujarnya.

Tajudin menjelaskan, membaca Al-Qur’an di area makam juga diperbolehkan selama pahalanya diniatkan untuk orang yang telah meninggal.

“Kalau membaca Al-Qur’an di makam itu boleh saja. Pahalanya kita niatkan untuk orang yang kita doakan. Kalau ada yang tidak sependapat, itu memang perbedaan pemahaman saja,” katanya.

Ia menambahkan, mendoakan orang yang telah meninggal merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan hal tersebut termasuk bagian dari birrul walidain atau berbakti kepada kedua orang tua.

“Orang yang mendoakan kedua orang tuanya itu bagian dari birrul walidain. Dari situlah kita memahami bahwa mengunjungi makam orang tua dan mendoakannya merupakan bagian dari bakti kepada mereka,” jelasnya.

Terkait amalan ziarah saat Lebaran, Tajudin menegaskan tidak ada perbedaan dengan ziarah pada hari-hari biasa. Menurutnya, masyarakat dapat melakukan berbagai amalan seperti berdoa, membaca Al-Qur’an, hingga tahlil.

“Amalannya sama saja. Bisa berdoa, membaca Al-Qur’an, tahlil, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tujuan utama ziarah kubur tetap untuk berdoa kepada Allah SWT serta mengingat kematian sebagai pelajaran bagi manusia yang masih hidup.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network