Kasus DBD Awal Tahun 2026 di Karawang Tinggi, Dinkes Beri Tips Pencegahan

Nurul Rahma Amalia
Ilustrasi, kasus DBD Awal Tahun 2026 di Karawang Tinggi, Dinkes Beri Tips Pencegahan. (Foto Istimewa)

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Kasus demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat, terutama saat musim hujan. Untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut, masyarakat diimbau rutin menjaga kebersihan lingkungan melalui langkah pemberantasan sarang nyamuk.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Yayuk Sri Rahayu, mengatakan pencegahan DBD paling efektif dilakukan melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus di wilayah Kabupaten Karawang.

Menurutnya, PSN 3M Plus merupakan langkah sederhana namun efektif dalam memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

“Pencegahan paling utama adalah pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus, karena nyamuk berkembang biak di air bersih yang tidak mengalir dan biasanya berada di sekitar rumah,” ujarnya.

Yayuk menjelaskan, langkah pertama yaitu menutup rapat seluruh tempat penampungan air seperti bak mandi, ember, maupun penampungan air lainnya agar tidak menjadi tempat bertelur nyamuk.

Langkah kedua, masyarakat diminta rutin menguras dan membersihkan tempat penampungan air minimal satu minggu sekali. Hal ini penting karena siklus perkembangan nyamuk dari telur hingga menjadi nyamuk dewasa hanya membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 10 hari.

Selanjutnya, masyarakat juga dianjurkan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air seperti ban bekas, botol, maupun wadah tidak terpakai lainnya.

Selain itu, langkah tambahan dalam PSN 3M Plus juga mencakup menjaga kebersihan lingkungan rumah. Di antaranya membersihkan talang air, pot tanaman, tempat minum hewan, dispenser, hingga memastikan tidak ada pakaian yang menggantung terlalu lama karena dapat menjadi tempat istirahat nyamuk.

Yayuk menambahkan, masyarakat juga didorong menerapkan gerakan satu rumah satu jumantik, yakni menunjuk satu anggota keluarga untuk memantau keberadaan jentik nyamuk di rumah.

“Kalau setiap rumah rutin memantau jentik nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan, maka risiko penyebaran DBD bisa ditekan,” katanya.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan fogging. Pasalnya, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak mampu menghilangkan jentik nyamuk yang menjadi sumber berkembang biaknya penyakit.

Dinkes Karawang berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat terus meningkat sehingga kasus DBD dapat ditekan dan lingkungan tetap sehat.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network