Dorong Budaya Baca Tulis Pelajar, FKSS Karawang Gelar Gebyar Literasi

Gelar Maulana Media
Dorong Budaya Baca Tulis Pelajar, FKSS Karawang Gelar Gebyar Literasi. Foto : iNewskarawang.id/Gelar Maulana Media

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Forum Kepala SMA Swasta (FKSS) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Gebyar Literasi sebagai upaya menggerakkan budaya baca dan tulis bagi pelajar khususnya kalangan pelajar SMA. Kegiatan yang telah dimulai sejak November 2025 lalu ini melibatkan sekitar 24 SMA swasta se-Kabupaten Karawang.

Puncak acara program gebyar literasi tersebut diwujudkan melalui lomba cipta cerpen dan puisi di salah satu Mall di Karawang, Sabtu (31/1/2026) yang kemudian dihimpun menjadi buku antologi karya siswa.

Hasilnya, lahir tiga buku, yakni kumpulan cerpen bertema “Jalan Hidup Generasi Z”, antologi puisi bertema kesehatan mental “Di Balik Layar Gambar”, serta satu buku karya Agus Purwanto yang berisi cerpen dan puisi berjudul “Langit-Langit Makna di Ruang Kelas.”

Ketua panitia Gebyar Literasi FKKS Karawang, Agus Purwanto menjelaskan, sebelum proses penulisan, para siswa terlebih dahulu mendapatkan pendampingan intensif. 

FKSS Karawang menghadirkan dosen Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), serta penggiat puisi dari Kota Bekasi, untuk melatih siswa menulis cerpen dan puisi selama empat hari.

“Setelah pelatihan, pendampingan dilanjutkan oleh guru-guru di masing-masing sekolah. Dari situ terkumpul karya-karya terbaik yang kemudian dibukukan menjadi tiga antologi,” ujar Agus, Sabtu (31/1/2026).

Pada puncak kegiatan Gebyar Literasi, seluruh siswa penulis dikumpulkan untuk menerima penghargaan. Panitia memberikan apresiasi kepada enam terbaik cerpen, enam terbaik puisi, serta enam tim pemasaran buku terbaik dari tiap sekolah.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan literasi, tetapi juga melatih jiwa kewirausahaan siswa. Para peserta dibekali materi pemasaran buku oleh dosen President University, Sures Kumar.

Siswa diajarkan memasarkan buku melalui jejaring pertemanan dan media sosial.
Hasilnya cukup menggembirakan. Dalam waktu singkat, buku-buku antologi tersebut berhasil terjual sekitar 521 eksemplar di wilayah Karawang.

“Memang belum menjadi best seller, tetapi 521 buku yang tersebar ini sudah menjadi pemantik gerakan literasi di lingkungan pendidikan Karawang,” katanya.

Ia berharap kegiatan Gebyar Literasi dapat menjadi agenda tahunan. Selain melatih kemampuan menulis, kegiatan ini juga mengasah kepercayaan diri siswa melalui presentasi karya di hadapan dewan juri.

Dari sisi isi, cerpen para siswa banyak mengangkat keseharian Generasi Z yang lekat dengan gawai dan media sosial. 

Namun, karya-karya tersebut menekankan pentingnya membagi waktu antara belajar dan penggunaan teknologi secara positif, termasuk memanfaatkan media sosial seperti TikTok untuk promosi karya.

“Harapannya, kebiasaan positif ini bisa terus dikembangkan siswa, bahkan setelah mereka lulus nanti, sehingga dapat menumbuhkan kemandirian,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network