Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

3.876 Kasus Influenza dan ISPA Tercatat di Karawang, Dinkes Minta Warga Waspada

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:59 WIB
  • author Nurul Rahma Amalia
3.876 Kasus Influenza dan ISPA Tercatat di Karawang, Dinkes Minta Warga Waspada
Dinkes Karawang mencatat 3.876 kasus influenza dan ISPA hingga 2 Oktober 2026 serta mengingatkan warga mewaspadai penularan melalui droplet. Foto : Nurul Rahma Amalia

KARAWANG, iNEWSKarawang.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 3.876 kasus influenza dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang 2026 hingga 2 Oktober.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena influenza dapat menular dengan cepat, terutama melalui percikan droplet dari orang yang terinfeksi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Karawang, Yayuk Sri Rahayu, mengatakan influenza merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang dapat disebabkan oleh virus influenza.

“Influenza itu sebenarnya ISPA, infeksi saluran pernapasan akut. Penyebabnya dapat berupa virus influenza,” kata Yayuk, Jumat (2/10/2026).

Menurut Yayuk, virus influenza terdiri dari beberapa tipe, yakni A, B, C dan D. Influenza tipe A dan B umumnya bersifat musiman, sementara tipe C cenderung menimbulkan gejala ringan.

“Yang perlu kita waspadai adalah penularannya karena influenza dapat dengan cepat menular dari manusia ke manusia,” ujarnya.

Penularan influenza terjadi melalui droplet yang keluar saat orang terinfeksi berbicara, batuk, bersin hingga bernyanyi. Virus juga dapat berpindah melalui kontak dengan benda yang telah terkontaminasi.

“Bisa saat bicara, batuk, bersin, bahkan bernyanyi. Droplet yang dikeluarkan orang terinfeksi bisa menular kepada orang lain,” kata Yayuk.

Gejala influenza yang umum muncul di antaranya demam, batuk, pilek, meriang dan tubuh terasa lemas. Saat mengalami gejala tersebut, masyarakat dianjurkan beristirahat cukup, memenuhi kebutuhan cairan dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Yayuk juga meminta masyarakat menggunakan masker ketika mengalami gejala untuk mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

“Kalau mengalami gejala, harus istirahat yang cukup dan pakai masker. Jangan sampai menularkan kepada orang lain, terutama kelompok rentan seperti bayi dan lansia,” katanya.

Berdasarkan pemantauan Dinkes Karawang melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), sempat terjadi kenaikan kasus influenza dan ISPA sekitar 500 kasus dibandingkan pekan sebelumnya.

Untuk mencegah penularan, masyarakat diminta rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer. Etika batuk juga perlu diterapkan dengan menutup mulut menggunakan lengan bagian dalam.

"Masyarakat yang mengalami keluhan dan membutuhkan penanganan lebih lanjut diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," katanya.

Terkait vaksinasi influenza, Yayuk menjelaskan vaksin influenza untuk orang dewasa belum termasuk program vaksinasi rutin pemerintah sehingga pemberiannya dilakukan secara mandiri.

"Untuk sejumlah vaksin dalam program imunisasi anak memberikan perlindungan terhadap beberapa penyakit, termasuk influenza dalam kombinasi vaksin tertentu," tukasnya.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut