Hadirkan Sejumlah Tokoh Besar di Karawang, 530 Mahasiswa Baru FEB UNSIKA Dibekali Entrepreneurship
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Sebanyak 530 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Kampus 1 UNSIKA, Minggu (2/8/2026).
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru tidak hanya dikenalkan dengan kehidupan kampus, tetapi juga mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, kewirausahaan, etika akademik, hingga pengembangan karakter sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
PKKMB FEB UNSIKA menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Anggota DPR RI Cellica Nurrachadiana, Anggota DPRD Jawa Barat Pipik Taufik Ismail, serta Anggota DPRD Kabupaten Karawang Dede Anwar. Ketiganya berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan, pelayanan publik, dan pentingnya beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Ketua BEM FEB UNSIKA, Guntur Satria, mengatakan PKKMB tahun ini dirancang agar mahasiswa baru memiliki pola pikir yang lebih terbuka dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Kami ingin mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memiliki bekal kepemimpinan, karakter, dan pola pikir yang siap menghadapi perubahan. Kampus harus menjadi tempat lahirnya generasi yang mampu menciptakan solusi bagi masyarakat,” ujar Guntur, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, salah satu materi utama yang diberikan adalah kewirausahaan dan entrepreneurship. Tema tersebut dipilih karena dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda di era digital yang dituntut mampu menciptakan peluang, bukan hanya mencari pekerjaan setelah lulus kuliah.
“Kewirausahaan sangat penting diterapkan bagi generasi muda. Kami ingin mahasiswa baru memiliki pola pikir sebagai problem solver, berani berinovasi, dan mampu menciptakan peluang usaha di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah,” katanya.
Guntur menilai materi yang disampaikan Anggota DPR RI Cellica Nurrachadiana menjadi salah satu sesi yang paling menginspirasi bagi peserta. Selain membahas konsep kewirausahaan, Cellica juga membagikan pengalaman kepemimpinan dan perjalanan kariernya.
“Teh Cellica tidak hanya menjelaskan teori tentang kewirausahaan, tetapi juga membagikan pengalaman nyata membangun mental entrepreneurship. Beliau menunjukkan bahwa perempuan mampu menjadi pemimpin sekaligus memberikan inspirasi bagi banyak orang. Pengalaman tersebut memotivasi mahasiswa baru agar berani bermimpi dan tidak takut menghadapi tantangan,” ungkapnya.
Selain pembekalan kewirausahaan, peserta PKKMB juga mendapatkan materi mengenai sistem akademik di perguruan tinggi, budaya organisasi kemahasiswaan, etika kehidupan kampus, hingga pentingnya membangun jejaring sejak awal perkuliahan.
Guntur berharap seluruh mahasiswa baru mampu memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik sehingga siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.
“Harapan kami, 530 mahasiswa baru FEB UNSIKA mampu menjadi generasi yang adaptif terhadap perubahan, memiliki daya saing tinggi, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan semangat kewirausahaan,” pungkasnya.
Editor: Frizky Wibisono