Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Hancurkan 16 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Bangladesh Pangkas Jam Kerja dan Larang Lampu Hias Pernikahan Demi Hemat Energi

Sabtu, 04 April 2026 | 14:45 WIB
  • author Anton Suhartono
Bangladesh Pangkas Jam Kerja dan Larang Lampu Hias Pernikahan Demi Hemat Energi
- Pemerintah Bangladesh mengambil langkah tegas dengan memangkas jam operasional kantor dan pertokoan serta melarang penggunaan lampu hias di pesta pernikahan. Foto: Pratidin.com

DHAKA, iNewsKarawang.id - Pemerintah Bangladesh mengambil langkah tegas dengan memangkas jam operasional kantor dan pertokoan serta melarang penggunaan lampu hias di pesta pernikahan. Kebijakan ini diambil sebagai upaya penghematan energi di tengah ketidakpastian jalur pasokan bahan bakar akibat perang di Timur Tengah.

Aturan yang mulai berlaku pada Sabtu, 3 April 2026, ini bertujuan untuk menjaga cadangan energi nasional akibat lonjakan harga di pasar global. Seluruh kantor pemerintah, swasta, dan perbankan diwajibkan tutup satu jam lebih awal dari jadwal biasanya hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sekretaris Senior Pemerintah, Nasimul Gani, menjelaskan bahwa mulai saat ini kantor beroperasi dari pukul 09.00 hingga 16.00, sementara sektor perbankan hanya melayani hingga pukul 15.00.

Langkah ini dianggap krusial karena Bangladesh sangat bergantung pada impor, di mana 95 persen kebutuhan minyak dan gas mereka dipasok dari luar negeri, terutama Timur Tengah.

Meskipun stok bensin dan solar saat ini masih mencukupi, pemerintah ingin memitigasi risiko keamanan di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi energi. Diketahui bahwa sekitar 60 persen pasokan listrik di Bangladesh dihasilkan dari gas impor, sementara solar memiliki peran vital bagi sektor pertanian.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut