Serukan Iran-Israel Damai, Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Yordania
JAKARTA, iNewsKarawang.id - Pada momen Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan.
Prabowo menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada para pemimpin muslim negara sahabat.
Para pemimpin itu di antaranya Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman, hingga Raja Yordania Abdullah II.
Tak hanya itu Prabowo juga membahas berbagai isu strategis dengan para pemimpin tersebut, termasuk konflik Iran-Israel yang tengah menjadi perhatian dunia.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menuturkan, dirinya bertukar pandangan dengan Prabowo terkait konflik tersebut. Kedua negara sepakat menyerukan perdamaian.
"Kami berdua bersama-sama menyerukan perdamaian dan saya memberitahukan kepada Presiden Prabowo bahwa Malaysia akan terus mendukung dan memperkuat upaya diplomatik dalam meredakan konflik Iran-Israel, sehingga ketegangan dapat diredakan, nyawa warga sipil dapat dilindungi, dan ruang negosiasi yang berarti dapat dibuka menuju solusi yang damai dan langgeng," ujar Anwar melalui akun X resminya, dikutip Rabu (25/3/2026).
Anwar juga menyebut kedua negara akan segera mengagendakan pertemuan bilateral dalam waktu dekat.
"Kami sepakat untuk mengatur pertemuan dalam waktu dekat, termasuk usulan saya untuk mengunjungi Jakarta sebagai langkah untuk memperkuat hubungan bilateral yang sudah erat," kata Anwar.
Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi akun X Royal Hashemite Court (RHC) Yordania, Prabowo juga berdiskusi dengan Raja Abdullah II mengenai pentingnya upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah.
"Yang Mulia Raja Abdullah II bertukar ucapan selamat Idulfitri dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto melalui telepon. Percakapan tersebut membahas perlunya mengakhiri agresi Iran terhadap negara-negara Arab, dan untuk menahan diri serta menggunakan dialog untuk menyelesaikan krisis dan meredakan situasi saat ini," demikian keterangan RHC Jordan.
Hal senada disampaikan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Dia mengungkapkan telah berbicara langsung dengan Prabowo dan membahas situasi regional.
"Saya berbicara dengan saudara saya, Yang Mulia Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, untuk menyampaikan salam hangat Idul Fitri kepada beliau dan seluruh rakyat Indonesia yang bersaudara. Kami juga bertukar pandangan tentang situasi regional, khususnya di Iran dan kawasan Teluk, dan menyerukan penghentian segera permusuhan dan penyelesaian semua perbedaan melalui dialog dan diplomasi," kata Sharif melalui akun resminya.
Sharif juga menegaskan komitmen untuk memperkuat hubungan bilateral antara Pakistan dan Indonesia.
"Kami menegaskan kembali keinginan kami untuk lebih memperkuat hubungan historis dan persaudaraan antara Pakistan dan Indonesia, serta memperluas kerja sama di semua bidang yang menjadi kepentingan bersama," ucapnya.
Editor : Boby