get app
inews
Aa Text
Read Next : DPR Minta Izin Wisata hingga Tambang di Bandung Raya Dievaluasi

Tragis! Tambang Bijih Logam Ambruk, 200 Orang Tewas

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:51 WIB
header img
Ilustrasi aktivitas tambang koltan di Republik Demokratik Kongo. Foto: Dok. AP

JAKARTA, iNewsKarawang.id- Tersiar kabar sedikitnya 200 orang tewas dalam insiden tambang koltan di Republik Demokratik Kongo ambruk pada Rabu (28/1/2026), Ironisnya berita ini baru beredar luas pada Jumat kemarin.

Peristiwa tambang yang runtuh berada di daerah Konsesi Pertambangan Bibatama (Rubaya), Provinsi Kivu Utara. Awalnya korban tewas disebutkan puluhan orang, namun melonjak menjadi 200 orang lebih hingga Jumat, berdasarkan keterangan resmi dari pejabat setempat.

Tambang di Rubaya menghasilkan koltan, bijih logam yang bisa diolah menjadi tantalum biasanya digunakan dalam pembuatan komputer, telepon, hingga terbang.

Kelompok pemberontak yang menamakan diri 23 Maret (M23) yang berasal dari etnis Tutsi Kongo, mengambil alih kendali kekayaan Rubaya.

M23 kelompok melancarkan serangan besar-besaran pada Januari lalu, semakin membuat panas konflik di Kongo bagian timur. Para pemberontak juga merebut Goma dan Bukavu, pusat pemerintahan Kivu Utara dan Kivu Selatan.

Editor : Boby

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut