get app
inews
Aa Text
Read Next : SMA Unggulan akan Diperbanyak, Prabowo Targetkan 500 Sekolah dalam 4 Tahun

Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor-Guru Besar di Istana Negara, Ini yang Dibahas

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54 WIB
header img
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Foto: Binti Mufarida

JAKARTA, iNewsKarawang.id-Sebanyak 1.200 guru besar, rektor, dan pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto  di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1/2026). 

Pertemuan ini, kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, merupakan bagian dari agenda Kepala Negara untuk berdiskusi serta menyampaikan pandangan strategis terkait kondisi nasional dan geopolitik.

"Ini bagian dari agenda Bapak Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan untuk berdiskusi, menyampaikan pandangan-pandangan beliau, update-update terhadap kondisi negara kita maupun kondisi geopolitik, dan rencana-rencana besar yang harus kita kerjakan ke depan," ujar Prasetyo kepada awak media di halaman Kompleks Istana Kepresidenan.

Prasetyo menyatakan, Presiden Prabowo secara aktif membangun komunikasi dengan berbagai kalangan, termasuk civitas akademika. Adapun, pertemuan hari ini secara khusus melibatkan para guru besar dan rektor dari berbagai disiplin, terutama bidang sosial dan humaniora.

"Oleh karena itulah Bapak Presiden melakukan banyak komunikasi dengan berbagai pihak, dan hari ini kebetulan jadwalnya adalah akan berdiskusi dan membangun komunikasi kepada para rektor, guru besar dari perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta, kurang lebih 1.200 undangan yang hari ini akan berdiskusi bersama dengan Bapak Presiden," kata dia.

"Kalau saudara-saudara perhatikan, ini bagian dari kemarin dalam satu minggu, betul-betul kita ingin menjadikan pendidikan, karena memang kita pahami pendidikan adalah salah satu pondasi dan faktor kunci," ucapnya.

Prasetyo menuturkan, pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda presiden yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional.

"Jadi selain kita mengejar dan bekerja keras mencapai swasembada pangan, swasembada energi, maka salah satu pondasi utamanya adalah sumber daya manusia, mengawakkan baik sekarang maupun ke depan menuju Indonesia Emas 2045," ujar Prasetyo.

"Jadi ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan Bapak Presiden di bidang pendidikan," tuturnya.

Editor : Boby

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut