Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dirut Bulog Puji Sinergi Bupati Aep Dukung Swasembada Pangan Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Komisi IV DPR-RI : Percepat Swasembada Pangan, Ini Saran untuk Petani agar Hasil Panen Berlimpah

Kamis, 27 Februari 2025 | 15:47 WIB
  • author Rayhan Ramdhani/Boby
Komisi IV DPR-RI : Percepat Swasembada Pangan, Ini Saran untuk Petani agar Hasil Panen Berlimpah
Percepat Swasembada Pangan, Ini Saran untuk Petani agar Hasil Panen Berlimpah (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNewsKarawang. id-Anggota Komisi IV DPR Arif Rahman mengatakan, guna meningkatkan hasil pertanian yang lebih maksimal dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo terutama dalam aspek swasembada pangan, para petani dianjurkan untuk menggunakan pupuk berimbang.

Arif berharap petani mendapatkan hasil panen berlimpah, agar kesejahteraan dapat terwujud. Salah satunya dengan menggunakan pupuk berimbang dengan pola 5, 3, 2 sesuai anjuran pemerintah. 

"Langkah ini penting dilakukan untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo dalam menopang ketahanan pangan nasional,"ujar Arif dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (27/2/2025).

1. Penerapan Pola Pupuk Berimbang

Arif menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, penerapan pola pupuk berimbang 5:3:2 (500 kg pupuk organik, 300 kg NPK, dan 200 kg Urea) dapat meningkatkan hasil panen dari 6 ton menjadi 8 ton per hektare. Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan para petani dapat meningkat secara signifikan.

Dengan luasnya lahan pertanian dan perkebunan di Banten, dia berharap sumber daya ini bisa dimanfaatkan secara maksimal agar masyarakat tidak jatuh dalam kemiskinan dan seperti tikus mati di lumbung padi.

2. Kesiapan Stok Pupuk 

Sementara, Pupuk Indonesia melalui Manager Area Banten Aditya Erwin Dwi Putra, memastikan kesiapan stok pupuk dalam menghadapi musim tanam. Hal senada juga disampaikan oleh Imam selaku distributor pupuk untuk wilayah Lebak dan Pandeglang. 

Ketersediaan pupuk sangat memadai, namun tetap diperlukan sosialisasi lebih gencar agar petani memahami mekanisme distribusi dan memperoleh pupuk sesuai ketentuan yang berlaku.

Dia menegaskan pentingnya keterlibatan langsung di lapangan untuk memahami tantangan yang dihadapi petani. Menurutnya, semua pihak, baik penyuluh, pemerintah, pengusaha, maupun masyarakat, harus berperan aktif sebagai edukator dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya program ketahanan pangan dan makan bergizi gratis yang menjadi prioritas Presiden Prabowo.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut