Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Instruksikan Pengecer Kembali Jual Gas LPG 3 Kg, Ini Alasannya!

Selasa, 04 Februari 2025 | 14:28 WIB
  • author Felldy Utama /Boby
Prabowo Instruksikan Pengecer Kembali Jual Gas LPG 3 Kg, Ini Alasannya!
Breaking News: Prabowo Instruksikan Pengecer Kembali Jual Gas LPG 3 Kg! (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNewsKarawang. id-Persoalan gas elpiji 3 kilogram (Kg) mendapat respon dari Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo  telah menginstruksikan kepada Kementerian ESDM untuk mengaktifkan kembali peran pengecer dalam rangka penjualan gas LPG 3 kg. Instruksi ini dikeluarkan setelah adanya keluhan masyarakat yang sulit mendapatkan gas tersebut.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad  menyampaikan hal ini saat disinggung polemik kelangkaan gas LPG belakangan ini. Dia mengaku telah berkomunikasi dengan Presiden ihwal hal tersebut pada Senin (3/2) tadi malam.

"Setelah komunikasi dengan Presiden, Presiden kemudian telah menginstruksikan kepada ESDM untuk perhari ini mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Di sisi lain, kata dia, para pengecer itu akan dijadikan sub daripada pangkalan, sehingga, dengan aturan-aturan yang ada nanti akan menertibkan harga supaya tidak mahal di masyarakat.

Setelah komunikasi dengan Presiden, Presiden kemudian telah menginstruksikan kepada ESDM untuk perhari ini mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

"Jadi pengecer yang akan menjadi sub pangkalan ini akan ditentukan juga harganya sehingga harga di masyarakat itu tidak mahal, tetapi sambil itu parsial dilakukan, para pengecer akan diminta, Presiden tadi menginstruksikan kepada ESDM agar perhari ini pengecer itu bisa berjualan kembali sambil kemudian secara parsial aturannya kemudian diselaraskan," ujarnya.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut