Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PDIP: Pilkada Langsung Harga Mati, Dorong Mekanisme e-Voting
Advertisement . Scroll to see content

Capres Harus Punya Visi, Bukan Nempel seperti Prangko, Sebut Hasto

Jum'at, 28 Juli 2023 | 13:01 WIB
  • author Carlos Roy Fajarta/Boby
Capres Harus Punya Visi, Bukan Nempel seperti Prangko, Sebut Hasto
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan seorang calon presiden (capres) harus memiliki visi ke depan, bukan menempel seperti prangko. Foto/Carlos Roy Fajarta

JAKARTA, iNewskarawang.id -Seorang calon presiden (capres) harus memiliki visi ke depan, bukan menempel seperti prangko. Begitupula seorang capres seharusnya memberikan gagasan terbaik bagaimana menyelesaikan masalah masyarakat.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkapkan hal demikian saat menjawab media di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2023).

Hasto menjelaskan, pilpres itu setiap calon pemimpin memberikan gagasan-gagasan terbaik bagi bangsa dan negara, bagaimana menyelesaikan masalah rakyat, bagaimana membangun masa depan. "Bukan nempel seperti prangko," tandasnya. 

Menyoal kedekatan Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dia berpendapat itu merupakan hal yang biasa. Sebab, kedekatan itu sebagai hubungan antara presiden dan menteri.

"Ya, namanya presiden harus lengket dengan menterinya. Presiden harus satu padu dengan menterinya yang menjabarkan kebijakan dari seorang presiden," katanya.

Hasto menilai hanya menteri yang melakukan tindak pidana korupsi yang tidak dekat dengan presidennya. "Kecuali melakukan tindakan pidana korupsi, kecuali melakukan pengadaan dengan cara-cara yang tidak proper, itu baru tidak lengket karena itu kepentingan pribadi yang bekerja," katanya.

Terlepas dari itu, Hasto menyampaikan PDIP tidak mempermasalahkan presiden dekat dengan menteri.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut