Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dijuluki Bayi Hulk Terlahir dengan Selamat, Bertubuh Kekar dan Berotot Besar
Advertisement . Scroll to see content

2 Pengunjuk Rasa Iran Dieksekusi Mati, Inggris Kecam Eksekusi Itu!

Senin, 09 Januari 2023 | 10:27 WIB
  • author Susi Susanti , Okezone
2 Pengunjuk Rasa Iran Dieksekusi Mati, Inggris Kecam Eksekusi Itu!
Protes anti-pemerintah di Iran terkait kematian Mahsa Amini (Foto: AFP)

LONDON, iNewsKarawang.id - Mohammad Mahdi Karami (22) dan Seyyed Mohammad Hosseini (39) dieksekusi pada Sabtu (7/1/2023) pagi di Teheran dalam kasus yang berkaitan dengan pembunuhan seorang prajurit para militer Basiji pada akhir November tahun lalu.

Akan tetapi  Inggris mengutuk eksekusi mati dua pengunjuk rasa di Iran dan menyerukan negara itu untuk segera menghentikan semua eksekusi.

"Eksekusi itu mengerikan dan bahwa Inggris sangat menentang hukuman mati dalam situasi apa pun,"ungkap Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly.

Ia meminta Iran untuk segera menghentikan semua eksekusi dan mengakhiri kekerasan terhadap rakyatnya sendiri.

"Rezim Iran terus merusak reputasinya di dalam dan luar negeri dengan tindakan yang tidak proporsional terhadap rakyat Iran yang memprotes secara sah terhadap penindasan mereka," terangnya, dikutip Antara.

Dengan eksekusi yang dilakukan terhadap Karami dan Hosseini, jumlah total orang yang dihukum mati di Iran menjadi empat di tengah gelombang protes yang berlangsung berbulan-bulan.

Rangkaian protes itu dipicu oleh kematian seorang wanita Iran berusia 22 tahun, Mahsa Amini, dalam tahanan polisi pada pertengahan September 2021.

Sementara itu, seorang ulama Sunni terkemuka Iran dari Provinsi Sistan-Baluchestan tenggara, Molavi Abdolhamid Ismaeelzahi, pada Jumat (6/1/2023) mendesak pihak berwenang untuk menghentikan vonis mati.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut