Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Fenomena Blue Fire Muncul di Kawah Manuk Papandayan, IABI Ingatkan Bahaya Gas Vulkanik
Advertisement . Scroll to see content

Terkait Tragedi Kanjuruhan, Mochamad Iriawan Terus Didesak Mundur, Respons PSSI Masih Kukuh

Rabu, 12 Oktober 2022 | 11:31 WIB
  • author Andri Bagus Syaeful , MNC Portal
Terkait Tragedi Kanjuruhan, Mochamad Iriawan Terus Didesak Mundur, Respons PSSI Masih Kukuh
Mochamad Iriawan terus mendapatkan desakan mundur. (Foto: PSSI)

JAKARTA, iNewsKarawang.id - Seiring dengan Tragedi Kanjuruhan yang memakan ratusan orang korban jiwa, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule terus mendapat desakan untuk mundur.

Ketua Tim Investigasi Komdis PSSI Ahmad Riyadh  memberi tanggapan yang santai mengenai hal tersebut. Ia kukuh mempertahankan Iwan Bule sebagai Ketua Umum.

"Saya mengucapkan terima  kasih kepada masyarakat yang telah mengkritik," tandas  Ahmad Riyadh di Jakarta, Selasa (11/10/2022).

Pria yang juga menjabat Exco PSSI itu mengatakan Mochamad Iriawan masih tetap Ketum PSSI sampai saat ini. Pasalnya, Mochamad Iriawan tidak perlu menanggalkan jabatannya.

"Bentuk tanggung jawab tidak harus mundur. Tapi, dengan membuktikan dengan merubah PSSI jadi lebih baik," ucapnya.

Ahmad Riyadh mengatakan jabatan Mochamad Iriawan bisa ditentukan lewat Kongres PSSI. Hal itu menandakan petisi tersebut tidak memberikan pengaruh.

"Kongres yang nantinya akan menentukan soal itu," ujarnya.

Perlu diketahui, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sudha menetapkan enam tersangka yang harus bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan. Enam tersangka itu sebagai berikut;

1. Direktur Utama LIB Ahmad Hadian Lukita

2. Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris

3. Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto

4. Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi

5. Komandan Kompi Brimob Polda Jatim inisial AKP Hasdarman

6. Security Steward inisial Suko Sutrisno

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut