KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah. Salah satunya dirasakan oleh SD Negeri Mekarjati IV, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, yang kini memiliki lingkungan belajar lebih layak, nyaman, dan aman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Melalui program tersebut, SDN Mekarjati IV mendapatkan bantuan enam ruang kelas, satu ruang guru, ruang perpustakaan, ruang UKS, serta satu unit toilet. Pembangunan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung proses belajar mengajar yang lebih berkualitas.
Kepala SDN Mekarjati IV, Rusmana mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya program revitalisasi tersebut. Saat ini, SDN Mekarjati IV memiliki 230 siswa, didukung 10 orang guru dengan total tujuh rombongan belajar.
“Alhamdulillah, sekolah kami mendapatkan program revitalisasi dengan rehab enam ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, ruang UKS, dan toilet. Ini sangat membantu kami dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik,” ujar Rusmana, Rabu (21/1/2026).
Ia berharap, dengan fasilitas yang semakin memadai, semangat belajar siswa dan kinerja guru juga semakin meningkat.
“Harapan kami, dengan adanya program ini, siswa-siswi dan guru lebih nyaman belajar dan bertugas, lebih semangat, dan pada akhirnya sekolah ini bisa semakin maju,” katanya.
Rusmana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas terwujudnya program revitalisasi tersebut.
Rusmana juga turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Karawang Aep Syaepuloh dan Disdikbud Karawang yang telah mendukung penuh pelaksanaannya di daerah serta terus berkomitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui program rehabilitasi pendidikan di daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah menyatakan, kehadiran program revitalisasi dari pemerintah pusat sangat membantu pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi keterbatasan anggaran.
“Program revitalisasi dari pemerintah pusat ini sangat kami rasakan manfaatnya. Pemda tentu merasa terbantu karena program ini langsung mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang aman dan nyaman bagi siswa,” kata Wawan.
Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran serta berkurangnya dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp700 miliar lebih.
Oleh karena itu, menurut Wawan, sinergi program pusat dan daerah menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Di tengah situasi efisiensi dan berkurangnya dana transfer pusat ke daerah, program revitalisasi satuan pendidikan menjadi sangat krusial. Ini membantu kami tetap menjaga kualitas sarana prasarana sekolah agar tetap layak dan aman,” tuturnya.
Wawan juga menegaskan bahwa Pemkab Karawang secara berkelanjutan menjalankan program rehabilitasi pendidikan sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu sekolah di Karawang.
“Selain program dari Kemendikdasmen, Pemkab Karawang juga terus meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan melalui program rehabilitasi pendidikan daerah. Ini kami lakukan agar sekolah-sekolah di Karawang semakin layak, aman, dan nyaman,” tegasnya.
Wawan berharap, sekolah yang telah mendapatkan bantuan sarana dan prasarana, baik dari program revitalisasi pemerintah pusat maupun rehabilitasi Pemkab Karawang, dapat memelihara bangunan agar tetap terawat dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kami berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama-sama agar bisa dimanfaatkan secara optimal serta digunakan dalam jangka panjang sesuai dengan masa pakai bangunan," pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
