JAKARTA, iNewsKarawang.id – AS telah melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela, dan berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro beserta istrinya.
Hal itu telah diklaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Bahkan pernyataan mengejutkan itu disampaikan Trump melalui akun Truth Social miliknya.
Dalam unggahan tersebut, Trump menyebut operasi penangkapan dilakukan dengan melibatkan aparat penegak hukum Amerika Serikat.
"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang telah ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar negeri," tulis Trump.
Trump juga menyatakan, bahwa operasi tersebut dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS, namun belum merinci lokasi penangkapan maupun kondisi terkini Maduro.
"Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS. Detail lebih lanjut akan menyusul," lanjutnya.
Trump mengumumkan, bahwa dirinya akan menggelar konferensi pers pada hari ini pukul 11.00 waktu setempat di Mar-a-Lago, Florida, untuk menyampaikan penjelasan lebih lanjut terkait klaim tersebut.
"Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini," tutup Trump dalam pernyataannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Venezuela maupun otoritas internasional terkait klaim penangkapan Presiden Nicolas Maduro tersebut. Pernyataan Trump ini pun langsung memicu kehebohan dan spekulasi luas di tingkat global.
Editor : Boby
Artikel Terkait
