Untuk mengusir pikiran mereka soal indahnya kampung halaman, seringkali Bambang dan rekan-rekannya menghabiskan waktu di pos jaga dengan saling berbagi cerita, bercanda untuk mengurangi rasa rindu, hingga menyusun hidangan sederhana untuk merayakan lebaran bersama.
"Lebaran di sini itu ya seperti keluarga kedua. Kami masak bareng, makan bareng, dan kalau ada panggilan tugas ya tetap siap,"ujar Bambang sambil tersenyum.
Bagi mereka, tak ada kalimat 'libur lebaran' dalam kamus pengabdian. Mereka paham, meski tak bisa pulang dan berlebaran bersama keluarga di kampung halaman, ada banyak keluarga lain yang bisa merayakan hari raya dengan tenang karena kehadiran mereka. Pengorbanan itu yang membuat mereka tetap teguh, meski kerinduan kadang terasa begitu dalam.
Di balik suara sirene dan seragam tebal yang melekat, ada hati yang tetap tabah menjaga keselamatan kita semua. Pengabdian tanpa batas dari para petugas damkar adalah bentuk cinta kepada masyarakat yang layak mendapat apresiasi besar.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Karawang, Rohmat Ilyas membenarkan bahwa sebagian besar para petugas Damkar Karawang memilih tidak mudik lebaran demi menjaga keamanan Kota.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait