KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN Palumbonsari 1, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur yang dinilai kurang tepat sasaran, pasalnya pihak sekolah tidak pernah dilibatkan dalam pendataan calon penerima bantuan PIP.
Kepala SDN Palumbonsari 1, Beti Nurbaeti, mengeluhkan penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di sekolahnya yang dinilai tidak tepat sasaran.
Menurutnya, masih banyak siswa dari keluarga kurang mampu yang tidak menerima bantuan, sementara siswa dari keluarga mampu justru mendapatkannya.
“Saya masih mendapat laporan dari wali kelas bahwa ada siswa yang seharusnya layak menerima PIP, tetapi justru tidak mendapatkan. Sampai sekarang, saya masih belum memahami skema pendataan penerima bantuan ini,” ujar Beti, Rabu (26/2/2025).
Beti juga mengungkapkan bahwa sejak menjabat sebagai Kepala SDN Palumbonsari 1 pada 2018, ia tidak pernah dilibatkan dalam pendataan calon penerima bantuan PIP.
“Pendataan seharusnya melibatkan pihak sekolah agar bantuan lebih tepat sasaran. Sekolah lebih mengetahui kondisi ekonomi dan latar belakang sosial siswa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Beti mengaku tidak mengetahui jumlah pasti siswa penerima bantuan PIP setiap tahunnya di sekolahnya.
“Jumlah penerimanya saya tidak tahu, silakan tanyakan langsung kepada Operator Sekolah yang lebih paham,” tuturnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait