Cerita Abu Nawas : Cuma Pakai Secarik Kertas Imam Syafii Nangis Kejer, Kok Bisa?

Hantoro/Boby
Ilustrasi cerita Abu Nawas bikin nangis Imam Syafii. (Foto: YouTube Humor Sufi Official)

JAKARTA, iNewskarawang.id - Gegara hanya karena secarik kertas membut ulama besar Imam Syafii menangis kejer. Inilah cerita Abu Nawas bikin penasaran pembaca, yuk simak kisah lengkapnya.

Diawali cerita Abu Nawas dikenal sebagai orang yang lucu dan kadang berbuat agak gila. Dia sesekali terlihat minum khamr hingga diberi julukan penyair khamr. Abu Nawas pernah membuat syair seperti ini:

"Biarkan masjid diramaikan oleh orang-orang yang rajin ibadah, kita di sini saja, bersama para peminum khamr, dan saling menuangkan. Tuhanmu tidak pernah berkata, 'Celakalah para pemabuk.' Tapi Dia pernah berkata, 'Celakalah orang-orang yang sholat'."

Gara-gara syair ini, Baginda Raja Harun Al Rasyid marah dan ingin memenggal leher Abu Nawas. Tapi, ada orang yang mengatakan kepadanya: "Wahai Amirul Mukminin, para penyair mengatakan apa-apa yang tidak mereka lakukan. Maafkanlah dia (Abu Nawas)." 

Seperti dihimpun dari nu.or.id, menurut satu riwayat, ketika Abu Nawas meninggal dunia, Imam Syafii tidak mau mensholati jenazahnya. Namun ketika jasad Abu Nawas hendak dimandikan, di kantong baju Abu Nawas ditemukan secarik kertas bertuliskan syair berikut ini:

"Wahai Tuhanku, dosa-dosaku terlalu besar dan banyak, tapi aku tahu bahwa ampunan-Mu lebih besar. Jika hanya orang baik yang boleh berharap kepada-Mu, kepada siapa pelaku maksiat akan berlindung dan memohon ampunan? Aku berdoa kepada-Mu, seperti yang Kau perintahkan, dengan segala kerendahan dan kehinaanku. Jika Kau tampik tanganku, lantas siapa yang memiliki kasih sayang? Hanya harapan yang ada padaku ketika aku berhubungan dengan-Mu dan keindahan ampunan-Mu dan aku pasrah setelah ini."

Setelah membaca syair tersebut, Imam Syafii menangis sejadi-jadinya. Dia langsung mensholati jenazah Abu Nawas bersama kaum Muslimin yang hadir.

Wallahu a'lam.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network