Giliran Pejabat Dishub DKI dan Direktur Pajak Diklarifikasi KPK soal Harta Kekayaannya

Arie Dwi Satrio
Tim Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara (LHPKN) pada Kedeputian Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengklarifikasi dua penyelenggara negara terkait dugaan kejanggalan laporan harta kekayaannya, hari ini. Foto: Dok

JAKARTA, iNewsKarawang.id - Tim Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara (LHPKN) pada Kedeputian Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengklarifikasi dua penyelenggara negara terkait dugaan kejanggalan laporan harta kekayaannya, hari ini.

Dua penyelenggara negara tersebut yakni, Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Massdes Aroufly, serta Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kemenkeu, Dodik Samsu Hidayat.

"Benar. Keduanya telah hadir memenuhi undangan KPK. Saat ini sedang menjalani proses permintaan klarifikasi terkait LHKPN yang telah disampaikan kepada KPK," kata Plt Juru Bicara bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati saat dikonfirmasi, Selasa (11/4/2023).

Sekadar informasi, Pejabat Dishub DKI Jakarta, Massdes Aroufly diklarifikasi harta kekayaannya setelah viral foto dia dan istrinya pamer harta kekayaan di media sosial (medsos). Foto Massdes dan istrinya pamer harta kekayaan tersebut diviralkan oleh pemilik akun Twitter @PartaiSocmed. 

Dalam beberapa unggahannya, pemilik akun Twitter @PartaiSocmed mempertunjukkan beberapa koleksi tas mewah merek internasional yang digunakan istri pejabat Dishub DKI Jakarta tersebut. Bahkan, Inspektorat Pemprov DKI Jakarta telah melakukan pemeriksaan terhadap Massdes setelah foto-foto pamer harta kekayaannya viral.

Sementara itu, Direktur pada Ditjen Pajak Kemenkeu, Dodik Samsu Hidayat disorot karena terdapat kejanggalan dalam laporan harta kekayaannya. Laporan harta kekayaan Dodik Samsu Hidayat tidak berubah dalam kurun waktu lima tahun secara berturut-turut.

Kejanggalan laporan harta kekayaan Dodik Samsu Hidayat pertama kali disorot oleh pegiat antikorupsi Emerson Yuntho melalui akun Twitter-nya. Emerson mengunggah laporan harta kekayaan Sodik yang tidak mengalami perubahan kenaikan maupun penurunan kurun waktu lima tahun.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network