get app
inews
Aa Text
Read Next : Akhir Pekan Prabowo Ratas Bersama 15 Menteri, Bahas Apa?

Pertemuan Bilateral, Prabowo - PM Jepang Perkuat Kerja Sama Energi-Keamanan

Selasa, 31 Maret 2026 | 18:21 WIB
header img
Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres

JAKARTA, iNewsKarawang.id -Dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya di Jepang, Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi.

Pertemuan bilateral itu membahas kerja sama antarnegara di sektor energi hingga keamanan.

"Kami tadi membahas banyak masalah di bidang ekonomi, di bidang kerjasama bilateral, di bidang energi, di bidang kelautan, maritim dan perikanan, di bidang keamanan dan ini semua menunjukkan trajectory yang positif, yang baik,” kata Prabowo, Selasa (31/3/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah Indonesia akan mempercepat ratifikasi Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). 

Dia berharap perjanjian itu dapat rampung dalam waktu dekat.

“Kami, Indonesia akan bekerja keras untuk mempercepat ratifikasi dan implementasi dari protokol amandemen Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement. Saya berharap dalam waktu cepat ini bisa kita selesaikan,” ujar dia.

Dia juga mengajak Jepang berpartisipasi dalam membangun perekonomian Indonesia dengan kerja sama di berbagai sektor.

“Kami juga terus mengajak dan membuka diri untuk partisipasi Jepang dalam ekonomi Indonesia, juga kerja sama kemitraan di bidang mineral kritis dan rare earth, juga kami mengundang Jepang berpartisipasi dalam industrialisasi Indonesia dengan hilirisasi," ucapnya.

Prabowo juga membuka kerja sama di bidang energi terbarukan dan nuklir. Dia juga mendorong Asia Zero Emission Community atau Komunitas Nol Emisi Asia dengan Indonesia dan Jepang menjadi inisiator.

“Kami juga terbuka untuk kerja sama di bidang energi terbarukan dan energi nuklir. Kami juga akan mendorong Asia Zero Emission Community, di mana perusahaan-perusahaan Jepang terlibat di Indonesia dan kami akan mempercepat dan membantu debottlenecking proyek-proyek yang ada, sebagai contoh Legoknangka,” ungkapnya.

Kerja sama di bidang lain juga didorong, seperti pendidikan, pariwisata, dan program pembangunan manusia.

“Kami juga mengundang Jepang untuk ikut bersama-sama dalam kooperasi, kolaborasi di semua bidang termasuk yang tadi saya sampaikan pendidikan, pariwisata dan people to people programs,” jelas dia.

Editor : Boby

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut