Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Kerahkan 5 Pesawat Modifikasi Cuaca di Jakarta dan Jabar
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Sebut Longsor di Lumajang, Dua Orang Tewas dan 2 Lainnya Masih Hilang

Kamis, 06 Juni 2024 | 06:29 WIB
  • author Binti Mufarida/ Boby
BNPB Sebut Longsor di Lumajang, Dua Orang Tewas dan 2 Lainnya Masih Hilang
Longsor di Lumajang menewaskan dua orang dan dua lainnya masih hilang (Foto : BNPB)

JAKARTA, iNewsKarawang.id-Akibat longsor di Lumajang, Jawa Timur, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, dua orang meninggal dunia dan dua orang lainnya masih dinyatakan hilang. 

Namun sebelumnya, tim gabungan kembali berhasil menemukan satu korban jiwa dengan kondisi meninggal dunia.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan  korban berhasil ditemukan sekitar pukul 13.05 WIB pada kedalaman sekitar delapan meter dibagian sisi selatan areal pertambangan pasir.

Setelah korban ditemukan, langsung dibawa dan dilakukan autopsi luar oleh tim DVI RS Bhayangkara Lumajang. Hasil autopsi menyatakan bahwa benar korban adalah warga Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

"Dengan demikian, data per Rabu (5/6) pukul 17.45 WIB korban meninggal dunia berjumlah dua orang. Selain itu, terdapat dua orang yang masih dalam tahap proses pencarian ataupun hilang," ujar Aam sapaan Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Rabu (6/6/2024).

Operasi pencarian hari ini terbagi menjadi dua sektor dengan melibatkan alat berat dan potensi SAR. Selain itu, tim gabungan juga turut menurunkan anjing pelacak berjenis K9 dari Polres Lumajang guna mengoptimalkan pencarian.

Kegiatan pencarian akan dilanjutkan Rabu hari ini, hal tersebut diambil mengingat minimnya penerangan pada kondisi malam hari.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut