Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Hari Hilang Dicuri, Motor Ade Maharani Ditemukan Polisi dan Dikembalikan
Advertisement . Scroll to see content

Menteri PUPR Tutup World Water Forum, Tekankan 3 Masalah Penting Soal Air di Masa Depan

Sabtu, 25 Mei 2024 | 13:17 WIB
  • author Iqbal Dwi Purnama/Boby
Menteri PUPR Tutup World Water Forum, Tekankan 3 Masalah Penting Soal Air di Masa Depan
Pak Bas tutup World Water Forum ke 10 (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNewsKarawang.id- Penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke- 10 di Bali ditutup oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada Jumat (24/5/2024). 

Di akhir penutupan WWF ke- 10 di Bali, Menteri Basuki menggarisbawahi 3 poin penting yang perlu diantisipasi terkait masalah air di masa yang akan datang.

Sebab air menjadi kebutuhan fundamental bagi seluruh manusia di muka bumi. Pertama, pentingnya untuk terus melakukan langkah nyata terkait air. 

Menteri Basuki menyatakan, berbagai komitmen yang telah disepakati dalam WWF ke- 10 harus diikuti dengan tindakan nyata dengan rasa kepemilikan bagi setiap negara anggota. Misalnya usulan untuk menjadikan Hari Danau Sedunia, pendirian pusat keunggulan untuk ketahanan air dan iklim, pengarusutamaan pengelolaan sumber daya air terpadu di pulau-pulau kecil, serta inisiatif lainnya yang dikembangkan dalam WWF ke- 10 di Bali tersebut.

"Oleh karena itu, kompendium yang diluncurkan pada pertemuan tingkat menteri ini harus direalisasikan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," papar Menteri Basuki dalam pidato penutup di Bali, Jumat (24/5/2024).

Kedua, Menteri Basuki menitipkan pesan untuk meningkatkan sinergi di antara para pemangku kepentingan utamanya dalam hal penyediaan air bersih dan sanitasi yang merata bagi seluruh masyarakat.

"Tantangan-tangan tersebut menjadi semakin terkait dengan isu perubahan iklim, oleh karena itu perlu dikembangkan pendekatan yang holistik dan lintas sektoral," lanjutnya.

Isu ketiga yang juga dititipkan oleh Menteri Basuki untuk memberikan kontribusi dengan kemampuan masing-masing negara. Dalam agenda air global, menurutnya setiap negara harus menjadi bagian dari solusi melalui kolaborasi dan saling melengkapi, bukan justru berkompetisi.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut